Sunday, 6 March 2016

TIPS - Menghilangkan Kerak dan Bau Tak Sedap dari Botol Plastik

Assalaamu'alaikum... ^_^

Bau tak sedap yang akan dihilangkan dari botol plastik di sini, bisa bau plastik, bau buah yang dijus, atau bau-bau yang lain. 

Sebelum dicuci
Ceritanya, saya mencoba sedikit demi sedikit mengurangi sampah plastik. Sewaktu membeli jus, saya membawa botol plastik sendiri. Hehehe... Teman ReeNgan pasti bertanya, "Lha, katanya mau mengurangi sampah plastik, tapi kok masih pakai botol plastik?" Jadi itu botol plastik tempat minum satu-satunya yang saya punya dan itupun hadiah dari teman, yaa akhirnya saya harus menggunakannya sampai nanti si botol itu rusak. Oke, balik lagi ke topik. Tadi pagi saya membeli jus alpukat, hiks, saya lupa kalau jus alpukat, sirsak, dan jambu itu ninggalin kerak dan bau yang agak kurang sedap. Truussss... karena kecapaian paginya, saya lupa mau langsung mencuci botol bekas jus itu. Lengkap sudah!. Kerak jusnya mengering, ditambah baunya jadi lebih tak sedap.

Monday, 29 February 2016

Saya & Suami - Berhenti Mengonsumsi Minuman Manis dalam Kemasan

Assalaamu'alaikum... ^_^

Foto oleh Tanti Amelia diambil tahun 2014
Ternyata sudah lama sekali saya tidak posting artikel di blog ini, istilah kerennya, hiatus, hehehe. Hari ini saya hanya ingin bercerita tentang satu komitmen yang saya buat bersama suami, yaitu kami usahakan tidak minum minuman ringan yang manis-manis lagi (sebenarnya semua minuman manis dalam botol dan tetrapack). Alhamdulillah sudah hampir 5 bulan ini kami menjalaninya dengan banyak godaan disana-sini. Teman ReeNgan tahu kan kalau minuman ringan yang manis-manis itu nagih? Oh iya, bukan berarti saya mengajak Teman ReeNgan untuk berhenti mengonsumsi minuman ringan ya, hehehe. Komitmen kami itu ada penyebabnya. 

Friday, 12 February 2016

A Copy Of My Mind - Kalau Cinta, Buktikan..!!


"Dia bini gue". Kalimat itu adalah ungkapan "cinta" seorang Alek (Chicco Jerico) pada Sari (Tara Basro) ketika dia ditanya oleh bosnya di film terbaru mereka A Copy of My Mind. Enggak ada kata-kata manis puitis dari mulut mereka. Ikatan antara Sari dan Alek menurut saya unik. Mungkin karena saya belum pernah melihat langsung sisi kehidupan manusia yang seperti itu. Pertanyaan "Apakah kehidupan seperti itu ada terpampang di dunia nyata?" bergaung di hati saya selama film ini saya tonton. Hubungan mereka disatukan oleh DVD bajakan dan dibuktikan ketulusannya oleh carut marutnya dunia politik dan korupsi di Indonesia. Joko Anwar menggabungkan kedua cerita itu dengan sangat manis.

Filmnya Joko Anwar yang pernah saya tonton sebelum A Copy of My Mind adalah Janji Joni, dan saya puas sekali menontonnya. Sama seperti Janji Joni, ketika film A Copy of My Mind selesai, saya langsung bilang ke suami "Saya mau nonton film ini lagi!".

Monday, 1 February 2016

Mengetahui dan Mengembangkan Bakat Minat Anak di Sunlife Edufair 2016

Assalaamu'alaikum.. ^_^

Sunlife Edufair 2016

"Mengetahui bakat minat anak adalah proses yang panjang" - Prameshwari Sugiri.

Topik tentang minat dan bakat merupakan topik yang sangat digemari ketika orang tua membicarakan tentang parenting. Dengan menumbuh kembangkan bakat dan minat anak diharapkan bisa menjamin masa depan si anak. Topik tentang bakat minat anak ini juga disuguhkan dalam talkshow di Sunlife Edufair 2016 pada hari Minggu, 31 Januari 2016 di Main Atrium Senayan City Jakarta Pusat. Talkshow tentang minat bakat anak tersebut menghadirkan 3 narasumber, yakni Prameshwari Sugiri (Chief Community Officer Majalah Parenting), Anna Surti Ariana (Psikolog Anak dan Keluarga) dan Wirasto Koesdiantoro (Chief Agency Officer PT Sunlife Financial Indonesia).

Saturday, 23 January 2016

Kabhi Alvida Naa Kehna Mempermainkan Perasaan Saya

Selamat pagi.. :)

(cover dari https://en.wikipedia.org/wiki/Kabhi_Alvida_Naa_Kehna)
Saya suka nonton film apalagi film drama romantis, darimana pun asal film itu seperti film asal India ini, Kabhi Alvida Naa Kehna (Don't Say Goodbye). Awalnya (sekitar tahun 2007) saya begitu bersemangat menonton film ini karena saya suka pemerannya, yaitu Shahrukh Khan, Abhishek Bachchan, Rani Mukerji, Preity Zinta, Amitabh Bachchan, dan Kirron Kher. Sudah terbukti di beberapa film yang mereka bintangi, aktingnya luar biasa. Namun, setelah menonton sampai akhir, saya sangat-sangat tidak ingin menontonnya lagi. Bukan karena akting mereka tidak bagus, bukan karena jalan ceritanya mengada-ada, bukan pula karena sutradaranya jelek. Tapi, karena saya mungkin terlalu terbawa dengan akting, dan jalan cerita film ini. Sampai akhirnya pertengahan Januari 2016 ini saya kembali menontonnya. Saya berharap pandangan saya terhadap film ini berubah, karena dulu saya masih single dan sekarang sudah bersuami. Apa hubungannya status perkawinan dengan film ini? Pikir saya, karena film ini tentang kehidupan rumah tangga. Tapi jangan khawatir, yang masih jomblo juga boleh nonton, diambil pelajaran yang baik dari film ini.

Thursday, 21 January 2016

(Commuter Line) Posisi Tempat Duduk yang Nyaman di Commuter Line

Assalaamu'alaikum... ^_^

Sama seperti status facebooknya Kak Hani S kemarin, bahwa dapat tempat duduk di Commuter Line saat jam berangkat atau pulang kerja itu kayak dapat jackpot 1M, senang luar biasa. Itu kalau kita menunggu keretanya bukan di stasiun keberangkatan ya.. hehehe. Lha kadang juga walaupun sudah dari stasiun keberangkatan, tetap saja enggak dapat tempat duduk saking banyaknya penumpang, hiks. Selama saya naik Commuter Line, sepertinya perbandingan antara berdiri dan duduk, jauh lebih banyak berdirinya. Bahkan pernah, saking capeknya akhirnya saya memutuskan untuk naik Commuter Line yang lawan arah sampai stasiun terakhir hanya karena ingin dapat tempat duduk, beuuhh..!!

Monday, 18 January 2016

Tomyam Kelapa Saung Ibu, Cocok untuk Makan Siang

Assalaamu'alaikum... ^_^

Bagaimana kabar Teman ReeNgan? Ada yang lapar? Saya sengaja posting ini mendekati jam makan siang biar Teman ReeNgan tambah lapar.. muahahaha. Saya sering mendengar nama masakan ini, Tomyam, masakan asal Thailand. Pernah waktu ikut acara sosialisasi di hotel, salah satu menu makan siangnya adalah tomyam, tapi saya lupa ngambil karena waktu itu sudah berasa kenyang. Kata teman sekantor waktu saya pesan tomyam kelapa ini, tomyam itu enak seger cocok untuk lauk makan siang. Btw, teman saya itu sudah pernah mencoba tomyam di negara asalnya, sedang ini akan menjadi pengalaman pertama saya icip-icip (tapi banyak) tomyam.

Saturday, 16 January 2016

Stasiun Serpong, Persinggahan Pertama Wisata Stasiun

Assalaamu'alaikum... ^_^

Hari Minggu tanggal 3 Januari 2016 yang lalu saya mulai "ngukur rel", tapi hari itu saya tidak punya pertimbangan ke stasiun mana dulu. Saya rencananya mau ke stasiun Maja, karena jalur itu belum pernah saya lewati sebelumnya. Berdasarkan infografis dari krl.co.id, jika saya ingin ke stasiun Maja, maka saya harus ke stasiun Tanah Abang dulu. Soalnya saya tidak tinggal di jalur hijau tersebut, hehehe.

Silakan baca rencana saya ini : Rencana Menelusuri Jalur KRL Jabodetabek

Thursday, 7 January 2016

Rencana Menelusuri Jalur KRL Jabodetabek

Assalaamu'alaikum... ^_^

Judulnya sudah keren ya, hehe. Apakah ceritanya akan sekeren itu? Kita lihat saja. Tapi sebenarnya saya malu cerita ini. Dulu saya pernah sesumbar di blog ini bahwa tahun 2015, saya akan mengadakan wisata stasiun. Aaahh.. kenyataannya sampai sekarang belum terlaksana juga, hiks.
Namun, beberapa minggu ini (baru 3 minggu sebenarnya, hehe), saya mulai tertarik untuk mengubah rute berangkat atau pulang kerja saya ke beberapa rute KRL/commuter line (CL). Alasannya? Bisa enggak, enggak tanya alasan? Hehe, becanda. Alasannya karena saya ingin melihat rutinitas di luar rute yang biasa saya lewati, pun raut muka orang-orang, dan stasiun-stasiunnya. Makanya saya selalu memilih berdiri di dekat pintu kalau sedang kumat kepinginannya ini, hehe.

Monday, 4 January 2016

Malam Tahun Baru Nonton Negeri Van Oranje

Assalaamu'alaikum.. ^_^

Beberapa malam tahun baru Masehi selalu saya lewati dengan tidur setahun, hehe ini cuma umpama saja. Saya tahu jika tahun sudah berganti, ya kalau sudah mendengar bunyi petasan bersahutan tanpa henti. Namun, malam tahun baru kali ini saya memutuskan untuk nonton film Indonesia di bioskop. Maaf, bukannya saya tidak suka film Indonesia, tapi untuk menontonnya di bioskop sangat jarang banget saya lakukan. Paling yang saya tonton itu 99 Cahaya Di Langit Eropa Part 1 dan Filosofi Kopi, itu pun karena waktu itu hanya ingin nonton film saja.

Saya buka situs bioskop yang dekat stasiun KRL Cikini, karena saya niatnya mau pulang naik KRL, trus melihat film Indonesia apa saja yang tayang hari itu. Ada dua sih, Bulan Terbelah di Langit Amerika dan Negeri Van Oranje. Saya memilih nonton Negeri Van Oranje (NVO), alasannya? Enggak ada, hanya posternya lebih ceria yang itu, hehehe. Oh iya, selama beberapa kali saya nonton film Indonesia, saya sadar kalau untuk saya pribadi, nonton film Indonesia apalagi yang drama itu harus sendirian. Serasa lebih menghayati isi ceritanya dan enggak diganggu pertanyaan dari teman kalau sama teman, hehehe. Selain itu, saya yakin akan banyak landscape atau pemandangan indah yang tersaji, ciri khas film Indonesia. Di sinilah saya harus fokus biar enggak terlewat satu scene pun yang ada pemandangannya.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...