Tuesday, 23 August 2016

Kado-kado Pernikahan, Dari yang Mainstream Sampai yang Anti-mainstream

Assalaamu'alaikum...!! ^_^


Sore itu saya bingung mau update status apa di facebook, hehehe. Trus saya enggak sengaja melihat status seorang teman yang alhamdulillah baru saja menikah *bukan yang lagi booming itu*. Teman itu menulis ucapan terimakasih atas doa, dan kedatangan teman-temannya, serta kado yang diberikan. Aha..!! Saya jadi ingat kado-kado yang saya terima waktu menikah. Trus akhirnya menemukan ide status yang mau saya update, hehehe. Saya kepo dong, ingin tahu juga Teman ReeNgan dulu waktu menikah atau waktu ikut buka kado pernikahan saudaranya, dapat kado apa saja. Wah, ternyata banyak Teman ReeNgan yang ngasih tahu kado-kado yang dulu diterima waktu nikah.

Monday, 22 August 2016

Bagi Saya, Menjadi Paskibra Adalah Pengalaman yang Luar Biasa

Assalaamu'alaikum...!! ^_^

Harusnya saya menulis artikel ini saat sedang hangat-hangatnya isu paspor salah satu anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun ini ya, atau saat adik-adik Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Siantar menangis sedih. Namun, saya baru bisa menulis sekarang, setelah mengumpulkan kembali beberapa memori tentang Paskibra. Iya, dua peristiwa yang pernah hangat beberapa hari yang lalu itu, membuat saya kembali mengingat pengalaman saya sewaktu menjadi Paskibra tingkat desa dan kecamatan. Saya memang tidak pernah menjadi Paskibra tingkat kabupaten, provinsi, apalagi pusat, namun saya yakin rasa dan semangatnya sama.

Paskibra (attribusi: By F1Fans (Own work) [CC0], via Wikimedia Commons)

Sejak kecil, saya sudah suka dengan baris-berbaris. Apalagi sesudah orang tua saya membeli televisi tabung hitam putih. Setiap tanggal 17 Agustus, yang saya nanti adalah liputan langsung Upacara Peringatan HUT RI dari Istana Negara. Dari semua rangkaian upacara, pastinya yang saya tunggu adalah saat pasukan Paskibraka mulai bertugas. Ada rasa bangga yang ikut membuncah di dada, ada semangat yang menulari saya disetiap derap mantap langkah-langkah mereka. Gagah dan percaya diri, itu yang saya lihat dari mereka. Saya ikut menangis waktu ada tayangan mereka menangis saat mencium bendera Merah Putih. Apakah karena saya masih kecil saat itu? Mungkin juga ya. Namun, tayangan-tayangan seperti itu mampu menumbuhkan rasa memiliki tanah air ini, sampai saat ini.

Saturday, 20 August 2016

Workshop Menjahit Cardigan di Museum Tekstil, Kisah Unik Saya yang Pertama Kali Menjahit Menggunakan Mesin Jahit ^_^



Assalaamu'alaikum...!! ^_^

Hari Kamis tanggal 18 Agustus 2016, tepat sehari setelah Hari Ulang Tahun Repubik Indonesia, saya berkesempatan  mengunjungi Museum Tekstil di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ehem.. kalimat pembukanya formal sekali ^_^. Kamu jalan-jalan lagi ya Ris? Hehehe, iya dong. Tapi jalan-jalan hari itu selain menyenangkan, juga bermanfaat, banyak ilmu dan hikmah yang saya dapat. Jujur nih ya, saya itu suka jalan-jalan ke museum. Alasannya enggak bisa diungkapkan, sama kayak kalau Teman ReeNgan ditanya oleh orang terkasih “Kenapa kamu menyayangi saya?”, gitu. Museum Tekstil ini adalah salah satu museum yang masuk dalam daftar museum yang bakal saya kunjungi. Alhamdulillah baru kesampaian Kamis kemarin, itu pun karena di situ ada acara penting yang saya ikuti (gimana sih, katanya tadi suka datang ke museum? ^_^).


Acara penting yang saya ikuti adalah Workshop Jahit Cardigan bersama Buku Pintar Jahit Untuk Pemula yang diterbitkan oleh Puspaswara publisher. Pengajar workshopnya adalah Astri Damayanti dan Hj. Tati Murtati yang sekaligus penulis buku tersebut. Menurut Mba Astri, buku Pintar Jahit untuk Pemula ini sudah dicetak ulang sebanyak 23 kali, wow! Workshopnya sendiri dilakukan di Ruang Pamer Museum Tekstil. Workshop ini terselenggara atas kerjasama dari Brother, Kartini Blue Bird, dan Penerbit Puspaswara. Kartini Blue Bird sendiri merupakan program CSR dari Blue Bird di bidang social entrepreneurship yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan keluarganya. Wah... pantas waktu saya datang sudah banyak ibu-ibu yang hadir.

Monday, 15 August 2016

Baceman Daging, Meng-Upcycle Daging & Jeroan Ungkep

Assalaamu'alaikum...!! ^_^

Rasa-rasanya menu yang saya tulis di sini kebanyakan berbau kecap ya. Jadi ceritanya pas Idul Adha, saya tidak mendapatkan daging kurban, maklumlah pendatang yang kurang gaul. Tapi, nenek, tetangga saya, tiba-tiba saat malam saya mau tidur, mengirimkan daging kurban mentah dan dua porsi sate. Okelah akhirnya saya olah itu daging dan jeroannya. Dagingnya saya bumbu ungkep, dan si jeroan saya rebus pakai bumbu sop.


Friday, 12 August 2016

Rahasia ReeNgan Bisa Menonton Banyak Video di Youtube Tanpa Takut Kuota Internet Habis ^_^

Assalaamu'alaikum...!! ^_^

Teman ReeNgan sudah membaca channel di youtube yang sering saya tonton? Alhamdulillah semua video dari channel itu saya tonton tanpa menghabiskan kuota dan gratis. Padahal sekali nonton, bisa sampai 30 an lebih video (tergantung durasinya). Karena saya nontonnya untuk menemani aktivitas beberes rumah. Apalagi pas lagi nyeterika, jadi enggak bosan kalau disambil nonton video di youtube (saya belum punya televisi). 
Rahasianya kenapa saya bisa menonton video sebanyak itu tanpa menghabiskan kuota adalah karena youtube baik hati banget. Sudah dari tahun 2015 kayaknya ya, youtube mengeluarkan opsi baru di videonya, yaitu simpan offline. Yang mana, jika video yang sudah kita simpan ke "simpan offline", akan tetap bisa kita tonton walaupun data seluler di smartphone dimatikan atau belum aktivasi paket data lagi. Bagaimana sih caranya, kok saya bisa nonton offline? Begini ceritanya:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...