Tuesday, 28 March 2017

Resep : Ondoolll Dibuat Dari Apa..?? ^_^ (Indonesian Traditional Snack That Made of Cassava Tubers)

Assalaamu'alaikum...!! ^_^


Selasa kemarin kan hari libur nasional memeringati Hari Raya Nyepi, saya dan suami nyantai di rumah, hehehe. Siangnya, jam 11-an, saya tiba-tiba keingetan lagu yang dulu suka saya nyanyikan pas waktu latihan pramuka di SD. Lagunya tentang membuat ondol (lebih dikenal dengan misro). Kalau tidak lupa, seperti ini liriknya:
Ondooooollllll....!!
Dibuat dari apa?
Sing..sing..kong... Sing..sing..kong
Bagaimana membuatnya?
Singkong diparut di dalamnya diberi gula
Singkong diparut di dalamnya diberi gula

Trus, saya melirik ke wadah sepatu gantung yang saya jadikan tempat bumbu dan bahan dasar, di situ ada singkong mentah yang saya beli semingguan yang lalu. Singkongnya waktu beli sudah bersih banget kulitnya, enggak ada tanah-tanahnya. Satu umbinya kira-kira sepanjang dan sebesar ((SEBESAR)) lengan saya (kurang lebih 23-25 cm panjangnya). Waktu itu langsung terjadi AHA Moment! "Ahaa... bagaimana kalau saya bikin ondol! Toh bahan-bahannya super duper gampang dan alat-alatnya ada." Langsung deh, saya bergerak membuat ondol. Berikut bahan dan cara membuatnya (Psst... mohon maaf step by step-nya tidak saya potret, karena waktu itu saya pikir, "Ah.. masa saya tulis di blog sih, wong gampang banget gini. Hiks.. maluu")

Bahan-bahan:
2 umbi singkong yang panjangnya sekitar 23 cm (2 cassava tubers)
1/2 sdt garam (1/2 tsp salt)
3-4 sdm gula jawa (3-4 tbsp brown sugar)
minyak sayur (vegetable oil)

Cara membuat:
  1. Singkongnya disiangi lalu diparut (ini bahasa Inggrisnya apa ya?)
  2. Peras parutan singkongnya, tapi jangan sampai kering banget. Ya hanya diperas-peras manja saja ^_^
  3. Masukkan garam ke parutan singkong, lalu uleni sampai mantap tercampur rata
  4. Gula jawanya diiris tipis-tipis ya. Kalau pakai brown sugar kan sudah ngeprul jadi enggak perlu diiris (tapi saya enggak tahu rasanya lho ya)
  5. Ambil parutan singkong, dibulat-bulat dengan diameter kira-kira 3 cm (nanti kalau saya bikin lagi, saya foto atau videoin ya). Tekan tengahnya sampai pipih tapi enggak bolong, lalu masukkan irisan gula jawa. 
  6. Tutup irisan gula jawanya lalu dibulat-bulat kemudian pipihkan sampai bentuknya seperti foto di atas. Waktu nutupnya enggak usah ditambahkan parutan singkong ya
  7. Panaskan minyak sayur dengan api kecil
  8. Kalau sudah panas (jangan sampai berasap), masukkan adonan yang sudah dibentuk tadi
  9. Bolak-balik ondol/misronya sampai warnanya jadi kecoklatan
  10. Angkat, sisihkan (2 singkong itu jadinya 22 buah dengan bentuk yang enggak seragam)

Dan tadaaa...!! Sudah jadi. Bikin ondol/misro ini memang harus sabar. Tapi alhamdulillah cepat habis, hehehe. Makan ondol ini enaknya ditemani teh anget pahit, hmmm... ^_^. Rencananya besok saya mau bikin cimplung ah. Singkong dan gula jawanya masih ada soalnya, hehehe. Waktu itu saya beli singkong 2 kg (dapatnya 3 umbi besar-besar) harganya Rp 8.000/kg. Lebih mahal daripada di pasar sih, tapi sepadan dengan kualitasnya, hehehe.


Btw, ondol ini adalah jajanan tradisional yang punya kenangan indah untuk saya. Waktu saya SD, saya sering membuatnya bareng Mama. Trus dimakannya ramai-ramai sekeluarga, hehehe. Di daerah Teman ReeNgan adakah jajanan tradisional yang mudah bikinnya? Minta tolong ditulis di komentar dong, biar saya bisa bikin juga. Terimakasih... ^_^ [] Riski Ringan

7 comments:

  1. kirain apa mbak, ternyata ondol itu misro ya

    ReplyDelete
  2. Jajanan ini kesukaanku juga. Kalo di tempatku namanya 'jemblem'. Gurih-gurih manis pas dimakan ^^

    ReplyDelete
  3. Oalaahh misro, kalau ondol tempatku itu cilok

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh.. beda-beda ternyata namanya... ^_^

      Delete
  4. Ditempat ku ini namanya jemblem mba.. Duh jadi kangen.. Hihu

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...