Friday, 29 June 2018

Wheel of Death di Pondok Indah Mall 2, Menegangkan Tapi Menyenangkan

Assalaamu'alaikum..! ^_^


Waaaaaaaaa.... postingan terakhir riskiringan ternyata Februari 2018, berarti sudah berapa bulan enggak posting tuh, Februari, Maret, April, Mei, Juni. Hah! 5 bulan! Ya ya ya, kemarin-kemarin itu saya sibuk banget dengan 2 kerjaan yang akhirnya saya tinggalkan satunya karena enggak sanggup multitasking, hehehe. Bismillah semoga sekarang bisa update blog lagi seperti jamannya pertama kali punya blog ya, aamiin.

Ceritanya Idul Fitri kemarin itu saya mudik dadakan, karena Bapak mertua meninggal dunia (Innalillahi wa inna illaihi roji'uun), sehingga yang harusnya balik Jakarta H+7, jadi H+3 alias tanggal 18 Juni 2018. Hari Jumatnya (22 Juni 2018), saya berkesempatan ikut press conference atraksi Wheel of Death dan permainan Blocks Playground di Pondok Indah Mall 2. Enggak menyesal saya mengiyakan undangan ini, karena atraksinya benar-benar menegangkan tapi bikin senang *jangan mikir yang enggak-enggak lho*.

Setelah sampai PIM 2 dan sempat kesasar naik lift untuk karyawan, akhirnya saya naik lift yang benar. Di dalam lift, saya harus menjaga pandangan karena disitu ada dua laki-laki ganteng nan segar yang memakai jubah. Waktu itu saya bertanya dalam hati "Apakah mereka ini yang nanti bakal atraksi ya?" Eh ternyata ketika saya masuk ruangan untuk press conference, mereka berdua juga masuk ruangan yang sama. "Nah benar kan tebakan saya!" Trus saya cari kursi paling depan biar pemandangannya segar leluasa memotret, wkwkwk.

The Cardenas Brother melakukan atraksi Wheel of Death
Dua laki-laki ganteng itu adalah The Cardenas Brother, yang merupakan generasi ke-5 pemain sirkus dari Santiago Chile, Amerika Selatan. Wow! Katanya sekeluarga mereka itu hampir semuanya pemain sirkus (tepuk tangan). Kakak beradik itu namanya Rigoberto Ismael Cardenas dan Christopher Bastian Cardenas. Selain Rigo dan Christopher, hadir juga General Manager PIM, Bapak Eka Dewanto. Beliau mengatakan bahwa pada tahun 2013, PIM pernah sukses mengadakan pertunjukan Wheel of Death, bahkan masuk rekor MURI sebagai mall pertama yang menampilkan atraksi itu di dalam mall. Tahun ini, PIM kembali menyajikan pertunjukan Wheel of Death dan ada permainan kreatif Blocks Playground

Eka Dewanto
Pak Eka kembali mengatakan bahwa PIM ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk berbelanja di Indonesia. Mereka enggak usah jauh-jauh belanja di luar negeri karena berbagai merk dari luar negeri sudah ada di PIM dan saat liburan ini tentunya mendatangkan juga atraksi dari luar negeri. Dengan mendatangkan atraksi ini, menurut Pak Eka, terjadi kenaikan jumlah penunjung sebesar 15%. Benar juga sih kalau dilihat secara kasat matanya saya, jam 15.30 saja area sekitar atraksi sudah mulai padat oleh pengunjung. Bahkan pada saat atraksi (saat itu jam 16.00), mulai dari lantai G, 1, 2 dan 3 saya lihat pengunjung memadat karena pingin melihat atraksi. Dan saya sempat menemukan pengunjung yang bertanya ke salah satu petugas kebersihan sesudah acara, "Kok acaranya belum mulai?", hehehe. Beliaunya terlambat datang pemirsah, untungnya hari itu atraksi diadakan 2 kali, jam 16.00 dan 19.00. Berarti kan animo masyarakat meningkat ya dengan diadakan atraksi ini.

Oh iya, Wheel of Death itu atraksi apa ya kok bawa-bawa kata wheel dan death trus kenapa yang memainkan itu duo laki-laki ganteng? Jadi itu ya... nonton video ini saja deh, nanti Teman ReeNgan bakal tahu apa itu Wheel of Death. Ya ampuun mereka itu ya bisaan banget bikin kakak cantik ini teriak-teriak ngeri deh. Eh tapi bukan hanya saya saja lho yang teriak-teriak ngeri, banyak banget penonton yang teriak apalagi waktu Christopher main tali di atas roda yang bergerak. Ya Allah kalau dia jatuh bagaimana. Ya walaupun kemungkinan jatuhnya katanya kecil sih karena mereka sudah puluhan tahun latihan (sehari latihannya 2 jam), tapi kan tetap ngeri-ngeri sedap gitu ya.


Selagi mak bapaknya nonton Wheel of Death, anak-anak bisa bermain Blocks Playround yang lokasinya persis bersebelahan. Sudah disediakan aneka permainan di arena ini. Ada menyusun balok yang ukurannya besar, mandi bola, perosotan, dan lain-lain. Dijamin bikin anak betah deh. Anak-anak teman saya saja betah dan enggak mau keluar dari arena Blocks Playground, hehehe.

Arena Blocks Playground
Jadi, ibu-ibu bapak-bapak semua yang ada di sini, mumpung masih liburan sekolah, bisa lho jalan-jalan adem di mall sambil menonton atraksi yang bikin lemas tapi nagih dan anak-anak jadi anteng bermain permainan yang melatih kreativitas di Pondok Indah Mall 2. Nonton Wheel of Death ini gratis lho, tapi cuma sampai tanggal 8 Juli 2018 saja nih. Atraksinya kalau hari Selasa-Kamis adanya jam 19.00 saja. Nah hari Jumat-Minggu ada 2 kali yaitu jam 16.00 dan 19.00. Hari Senin, The Cardenasnya libur ya, karena Senin harga naik mereka butuh istirahat juga untuk mengembalikan stamina. Kalau Blocks Playgroundnya sampai tanggal 15 Juli 2018. Untuk bisa bermain di arena Blocks Playground, Teman ReeNgan musti membeli tiket seharga Rp 50.000,-/anak (jangan lupa pakai kaos kaki ya). [] Riski Ringan

No comments:

Post a comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...