Tuesday, 9 August 2016

Ternyata Masak Ayam Kecap Itu Mudah Ya! ^_^

Assalaamu'alaikum...!! ^_^


Menu masakan yang satu ini tentu sudah tidak asing untuk anda semua ya, ayam kecap. Selain bikinnya mudah, bahan dan bumbunya juga simpel. Intinya ini masakan mudah banget. Tapiiii... jujur saya baru sekali ini masak masakan yang berbahan dasar ayam... #TutupanKuali. Eitss... jangan pergi dulu dong dari blog ini, karena walaupun pertama kali, saya tidak asal masak. Saya tetap berguru pada Suhu dunia permasakan dong, yang tidak bukan tidak lain adalah Mbak Diah Didi. Ya, saya memang ngefans dengan blognya. Alasannya adalah blognya cepat kalau dibuka, foto masakannya menggoda selera tapi tidak terlalu banyak pernik, dan yang utama adalah resepnya pas.

Tadinya, waktu Mas suami minta dibuatkan ayam kecap yang sering dia beli di warteg langganannya, saya sempat kebat-kebit. Bisa nggak ya, secara saya kan belum pernah masak ayam, takut salah. Tapi kalau enggak masak-masak, kapan saya bisanya, kan ya? Akhirnya setelah tawar menawar "Yang penting ayam kecap ya, nggak pakai bumbu yang susah-susah dulu". Mas suami oke, saya pun langsung capcus ke blognya mbak Diah Didi, dan nemu dong resep ayam kecap yang simpel sesimpel-simpelnya. Pertama saya coba dada ayam (waktu beli dapatnya dada ayam), lalu tadi saya mencoba lagi untuk sayap ayam.

Yuk cekidot, tapi resepnya sedikit saya modifikasi ya ^_^.

Ayam Kecap Simpel

Bahan :
250 - 500 gram (1/2 kg) daging ayam
1 buah jeruk nipis
4 sdm kecap manis kental
1 sdt gula jawa, disisir
1/2 sdt garam
600 ml air
1-2 sdm minyak goreng

Bumbu halus :
6-8 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt lada/merica
4 butir kemiri

Cara memasak :

Cuci bersih ayamnya, lumuri dengan air jeruk nipis, diamkan enggak usah lama-lama.
Saat ayam didiamkan, kita siapkan bumbu halus, lalu tumbuk sampai halus
Nyalakan kompor dengan api kecil
Panaskan minyak, masukkan bumbu halus, tumis sampai harum
Tuangkan air ke dalam tumisan bumbu
Masukkan kecap manis, gula jawa, dan garam, aduk rata
Masukkan ayamnya, aduk sebentar, tunggu sampai airnya menyusut sesuai keinginan, sambil sesekali diaduk (tapi jangan terlalu sering)
Angkat ayamnya, sajikan


Saya mencoba dua versi, yang pertama sampai kuahnya menyusut habis, dan yang kedua saya sisakan sedikit kuah.

Deg degan dong ya waktu sudah selesai, apalagi tidak saya cicipi karena saat itu kan belum buka puasa. Waktu sudah berbuka, saya coba towel dulu kuah kentalnya, emmmm... enak ternyata. Lalu lanjut ke ayamnya (waktu itu bagian dada), ternyata dagingnya jadi lembut dan matang merata sampai ke dalam. Ah keren deh Mbak Diah Didi ini. Tapi tetap ya kita harus berani mencoba, dan alah bisa karena biasa. Oke.. untuk selanjutnya mau masak daging nih.. mau lihat resep masakan yang daging-daging dulu.

Itu dada ayam beratnya sekitar 300 gram saya belah 4, takaran airnya 700 ml. Kalau sayap beratnya hampir 1/2 kg (450an gram) isi 12 sayap ayam, takaran air yang saya pakai 600 ml. Dada ayamnya saya buat tanpa kuah, kalau sayap ayamnya saya buat berkuah.Kenapa takaran airnya beda? Karena jumlah dagingnya berbeda, dada ayam lebih berdaging daripada sayapnya. Jadi agar dagingnya empuk dan bumbu meresap sampai ke dalam, penggunaan airnya diperbanyak. [] Riski Ringan


"Artikel ini sudah pernah saya tulis di blog saya yang bernama Kualipanci, tetapi karena saya ingin fokus di ReeNgan, jadi nantinya semua artikel dari Kualipanci akan saya pindah ke ReeNgan"

2 comments:

  1. aku bawa nasinya nih mbak butuh lauknya pas bener ada ayam kecap :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe... enak beneran Mba kalau pakai nasi ya.

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...