Tuesday, 2 August 2016

Sayur Oyong Bakso Tahu Berkuah


Ceritanya nih, Bebeb ingin mencicipi masakan istri tercintanya ini. Lagipula sejak maag saya kambuh, semakin banyak saja pantangan makanan. Makanan yang boleh dimakan susssaaah banget nemunya di warteg. Masih seperti yang dulu-dulu, masakan yang saya masak itu adalah masakan yang mudah-mudah saja, dan sebenarnya over PeDe juga sih kalau saya posting di blog. Tapi ya mungkin suatu saat saya lupa resep akuratnya kan.. wkwkwk.

Dikarenakan amunisi masak sudah habis dan ada yang sudah tidak layak makan, akhirnya saya beli-beli agak banyak. Beli bawang putih, bawang merah, cabai, tomat besar 1 biji, jeruk nipis 3 buah, bakso 10 buah, tahu putih besar 5 buah, tauge 1 bungkus, oyong 3 buah. Itu semua sebetulnya asal lihat trus asal ambil, kecuali bawang dan cabai, tapi habisnya jadi banyak sekitar Rp 38.000. Sampai rumah bingung mau masak apa. Setelah bersemedi sebentar akhirnya mendapat ilham untuk membuat sayur berkuah dan gorengan. Sayur berkuahnya bingung juga mau diberi nama apa *kebanyakan bingungnya ^_^*. Ya sudahlah, mari kita masak saja.. :). Ini dia resepnya :

Sayur Oyong Bakso Tahu

Bahan :
3 buah oyong, kupas kulitnya
1 bungkus kecil tauge/kecambah
3 buah tahu putih besar
5 buah bakso
1 sdm minyak goreng
3-4 gelas air

Bumbu :
2 siung bawang putih
3 siung bawang merah
2 buah cabai rawit merah (optional/terserah mau pakai atau tidak)
1/2 buah tomat besar (kalau tomat kecil pakai 1-2 buah)
1/2 sdm garam halus
lada/merica bubuk secukupnya (optional, nggak pakai jadi lebih segar)
gula pasir secukupnya

Cara membuat :

Oyong diiris setebal 1/2 - 1 cm
Tauge dicuci bersih
Tahu putih dipotong kotak
Bakso diiris sesuai selera

Iris tipis bawang merah dan bawang putih
Iris cabai rawit merah
Potong-potong tomat sesuai selera

Panaskan minyak goreng
Tumis bumbu iris sampai harum
Masukkan bahan-bahan yang sudah dipotong, aduk sebentar
Tuang air, aduk sebentar
Masukkan garam, lada dan gula pasir, aduk sebentar
Tunggu sampai mendidih, cicipi, jika sudah pas, angkat



Usahakan kuahnya agak banyak. Kalau mau agak asam, silahkan tomatnya ditambah lagi. Lebih enak lagi kalau diberi taburan bawang goreng, tapi kalau tidak suka tidak mengapa :). Kalau resepnya ada yang kurang pas, tolong saya diberitahu, karena terkadang saya juga menggunakan sistem kira-kira. Yang pasti, sayur berkuah seperti ini garam dan gulanya agak banyak, tidak seperti saat membuat sambal.

Selamat mencoba... ^_^ [] Riski Ringan

"Artikel ini sudah pernah saya tulis di blog saya yang bernama Kualipanci, tetapi karena saya ingin fokus di ReeNgan, jadi nantinya semua artikel dari Kualipanci akan saya pindah ke ReeNgan"

1 comment:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...