Wednesday, 24 April 2013

Adik Menikah Duluan, Memangnya Kenapa?


Saya mempunyai dua orang adik perempuan, keduanya sudah menikah dan menjadi seorang ibu. Si bungsu putrinya sudah 4 tahun, dan si Tengah jagoannya hampir 1 tahun (jagoan, karena adik saya mengalami 3 kali keguguran, sebelum hamil si jagoan). Sedangkan saya baru 1,5 tahun menikah dan belum menjadi ibu. Bingung? Jangan ya. Dari judul postingan ini saja sudah terlihat kalau adik-adik saya menikah terlebih dulu. Sedikit cerita di sini.

Dulu sewaktu pernikahan adik saya yang bungsu, ibu-ibu bagian dapur (semua pernikahan kami bertiga dilangsungkan di rumah) selalu bilang kepada saya "Yang sabar ya Ris, pasti nanti kamu bakal dapat jodoh". Dahi saya mengerut, tapi tetap saya jawab "Amiiin..terimakasih doanya Budhe..". Berlanjut juga ketika adik tengah menikah. "Kok kamu mau sih dilangkahi dua adikmu, nanti jadi perawan tua lho" "Kesabaranmu dipanjangin ya nak, jodoh itu enggak akan kemana" dan masih banyak lagi komentar-komentar para tetangga. Panas telingaku? Alhamdulillah enggak, kalau komentarnya bernada doa, langsung saya amini, kalau nadanya miring, saya hanya tersenyum. Memangnya kenapa sih kalau kakak didului adiknya menikah?

Ternyata di desa saya, masih banyak orang yang percaya pada mitos, bahwa jika seorang perempuan didului oleh adiknya untuk menikah, maka si perempuan itu akan menjadi perawan tua, alias jodohnya lama. Wuiiihhh..kejam sekali mitosnya ya. Itulah makanya banyak yang berkomentar seperti itu. Bahkan ada yang tidak mau sama sekali didului. Nah, bagaimana ceritanya kalau si kakak perempuan ini memang belum punya niatan untuk menikah, atau belum siap, atau banyak lagi penyebab lainnya? Sedangkan si adik sudah siap dan sudah mempunyai calon? Harus menunggu sampai berapa lama? Padahal jika laki-laki atau perempuan sudah bersama dan mempunyai perasaan suka sama suka, syetan lah yang berada di tengah mereka. Dibisikinya mereka untuk berbuat yang "iya-iya". Alhamdulillah jika iman adik kita kuat, jika tidak, naudzubillah.. jangan sampai. Saya menyalahkan si kakak? Enggak sama sekali. Hanya mengajak berfikir realistis.

Jodoh kita pasti ada, entah kapan waktunya kita akan bertemu. Mungkin dia adalah orang yang kita kenal dekat, atau orang jauh yang baru beberapa minggu bertemu. Siapa yang tahu? Kalau adik kita ingin menikah, karena dia sudah mantap, calon suaminya baik dan sayang padanya dan keluarga, kenapa tidak diizinkan? Buktinya saja saya, walau sudah didului oleh dua orang adik saya, Alhamdulillah setahun kemudian saya menikah dengan laki-laki yang saya cintai.

Jodoh itu memang tidak akan kemana.. jadi jangan terlalu khawatir ya.. Tuhan itu menyayangi semua makhlukNya kok. Rumput saja diberi jodoh, walau serbuk sarinya harus menempuh jarak ratusan kilometer untuk bertemu putik.

Semoga mitos yang seperti saya sebutkan di atas akan terkikis oleh waktu. Amiiiiin...

Sumber gambar : www.sandhillsweddingexpo.com

17 comments:

  1. di kampungku jg gitu..
    mitosnya klo dilangkahi adik, jodoh kakaknya agak lambat, terutama yg cewek2 ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah.. itu hanya mitos Ka.. jodoh itu ga bakal kemana kok.. Salam kenal.. :)

      Delete
  2. Kakakku pertama dilangkahi kakak kedua, aku juga hampir dilangkahi adekku, eh terus jodohku datang deh, hehehe..
    Iya bener, kalau memang jodoh adik datang duluan, biarin aja mereka menikah duluan. Mitos itu emang mengerikan ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mak, jodoh itu ga akan kemana, pasti datang.. :)

      Delete
  3. mitos kan belum tentu benar ya. Buktinya kan sekarang banyak yang dilangkahi tapi jodohnya juga sudah ada

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul Mak.. sebenernya sih mungkin maksudnya biar ga iri ya, tp kok ya kejem banget mitosnya..

      Delete
  4. setahu saya kalo kakak dilangkahi adiknya, sang adik suka ngasih sesuatu barang yang si kakak inginkan. katanya si biar jodoh si kakak gampang. itu mitos atau cuma kebiasaan adat setempat ya? kalo yg diminta kakak masih bisa dipenuhi sih ok saja. lha kalo kakak mintanya berlian, misalnya gimana tuh ya? :) salam kenal mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha... saya dulu becanda minta rumah seisinya, tp itu hanya becanda.. itu kayaknya sih adat kak..

      Delete
  5. Kalau nurutin omongan orang, adat istiadat, mitos, dan klenik memang tidak akan ada habisnya ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya betul, walau kadang maksud mereka dibalik mitos itu adalah baik, namun cara penyampaiannya yang mungkin sekarang kurang bisa diterima oleh masyarakat.. :)

      Delete
  6. mbak, ikutan ini yuks http://vanisadesfriani.blogspot.com/p/blog-page_19.html :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh.. maaf baru balas, duh event nya sudah selesai ya.. maaf banget..

      Delete
  7. Ayo yang masih kental dan lengket sama mitos, baca tulisannya mbak Riski Fitriasari dulu .......

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha... kental sama lengket itu kayak lem aci ya...

      Delete
  8. kesentuh banget baca artikelnya mbak,,,very helpfull krn skrg sedang mengalami hal serupa. Thanks utk artikelnya :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan patah arang Kak.. berdoa pada Tuhan dan pastinya berusaha mendapatkan pasangan yang baik hati dan budinya, mau kerja dan selalu ingin berkomunikasi dengan kita... :)
      Kalau adik mau menikah duluan, di iyakan saja.. tetangga ngomong AA, BB, sampai ZZ tanggapi saja dengan senyum termanis.. seminggu juga sudah hilang itu gunjingan... :) Palagi sekarang mau Pemilu.. :)

      Delete
  9. aahhh... itu udah wajar kok kak.. jlo adik nikah duluan... mungkin kelask nanti aku sbagai adik juga nikah duluan :P hehe

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...