Sunday, 11 May 2014

Oogenesis (Proses Pembentukan Sel Telur / Ovum)

Menulislah apa yang menjadi passionmu. Sepertinya saya sudah lama tidak menulis salah satu passion saya ini deh, Biologi. Setelah masuk jurusan Biologi di Universitas Negeri Semarang, saya menjadi sangat tertarik dengan dunia Biologi (maklum, saya ini salah satu dari kumpulan mahasiswa terdampar :D). Setelah saya lulus dan mengajarkan Biologi ke siswa, saya menemukan banyak sekali keluhan dari mereka, mulai dari nama ilmiah lah (mulai sekarang STOP sebut nama latin ya), banyak hafalan lah dan sebagainya. Tapi maaf, saya disini tidak sedang membahas solusi tentang itu, kalau solusi dari saya sih (#lho), JANGAN MENGELUH, senangi, perhatikan, baca, tanya, pahami, lalu amalkan.

Kemarin salah satu murid saya kelas XI IPA baru saja berkonsultasi dengan saya tentang materi Oogenesis (Pembentukan Sel Telur pada Wanita), dan Siklus Menstruasi. Kenapa dia harus konsultasi?? Kalau untuk siswa, materi ini cukup membingungkan lho, karena banyak faktor dan banyak nama ilmiah yang terlibat dalam satu SUB MATERI ini :D. Biologi kejam? Tidak dong ya.

Oke eniwe baswe, langsung saja saya bahas (eh, ini sumbernya saya cantumkan di bawah setiap gambar ini saja ya, tinggal klik sumber gambarnya). Sebelumnya saya perlihatkan dulu gambar organ reproduksi wanita (bukan foto ya, jangan kecele.. :))

Alat Reproduksi Wanita (sumber gambar)
Keterangan gambar :
  • Ovary = Ovarium, ada 2 buah (tempat pembuatan ovum)
  • Fallopian tube = Tuba Fallopi / Oviduk (saluran tempat ovum dan sperma ketemuan)
  • Uterus = Rahim (tempat berkembangnya janin, super elastis padahal kecil banget, lihat gambar)
  • Cervix = Mulut / Leher Rahim (pintu masuk sperma dan pintu keluar endometrium serta ovum yang ngambek)
  • Vagina = saluran kopulasi
  • Rectum = kolon / usus besar (saluran keluarnya feses/kotoran) TIDAK TERMASUK ORGAN REPRODUKSI
  • Bladder = Kantung Kemih (kantong penampungan urine / air pipis) TIDAK TERMASUK ORAN REPRODUKSI
Oogenesis adalah proses pembuatan sel telur (ovum) pada wanita.

Alat & tempat : OVARIUM

Bahan :
  • OOGONIUM (sel ini terbentuk saat bayi perempuan masih ada di kandungan ibunya).
  • FSH / Folicle Stimulating Hormone (untuk merangsang pertumbuhan folikel/tempat membelahnya oogonium)
  • Hormon Estrogen
  • LH /  Lueteinizing Hormone
  • Hormon Progesteron

Cara membuat :
  1. Ketika hari pertama menstruasi, dinding rahim / endometrium (terdiri dari jaringan ikat dan jaringan darah) luruh memberi rangsangan ke kelenjar HIPOTALAMUS ANTERIOR untuk menghasilkan FSH.
  2. FSH kemudian mengalir lewat pembuluh darah ke OVARIUM. Di ovarium, FSH mulai merangsang pembentukan FOLIKEL. Folikel yang pertama terbentuk disebut FOLIKEL PRIMER.
  3. Di dalam folikel primer inilah, OOGONIUM kemudian membelah diri secara MITOSIS menghasilkan sel OOSIT PRIMER. Sel ini mempunyai jumlah kromosom/DNA sama dengan jumlah kromosom pada oogonium.
  4. Oosit primer kemudian membelah diri secara MEIOSIS menjadi OOSIT SEKUNDER dan BADAN POLAR I (Oosit sekunder = inti sel & sitoplasma, Badan Polar I = inti sel saja). 
  5. Folikel yang berisi oosit sekunder disebut FOLIKEL SEKUNDER.
  6. Folikel sekunder ini merangsang ovarium untuk mengeluarkan hormon ESTROGEN. Estrogen mempengaruhi perkembangan oosit sekunder dan folikel sekunder.
  7. Oosit sekunder kemudian mulai berada di pinggir dekat membran sel dan Folikel mulai membesar dan matang. Folikel ini disebut FOLIKEL DE GRAFF.
  8. Oosit sekunder kemudian keluar dari folikel de graff dan ovarium. Peristiwa ini disebut OVULASI.
  9. Oosit sekunder yang ovulasi ditangkap oleh FIMBRAE / INFUDIBULUM, kemudian bergerak menuju ke TUBA FALLOPI / OVIDUK, lalu diam menunggu datangnya sperma.
  10. Kalau sperma TIDAK DATANG, maka oosit sekunder ini ngambek lalu keluar membawa endometrium (proses menstruasi).
  11. Kalau sperma DATANG, oosit sekunder kemudian membelah diri secara MEIOSIS ke 2 menjadi OOTID dan BADAN POLAR II. Badan Polar I pun membelah menjadi 2 buah BADAN POLAR II.
  12. OOTID kemudian menjalani proses pematangan menjadi OVUM sampai saat sperma sudah mencapai bagian luar ovum.
Oosit sekunder & Badan polar I berada dalam satu struktur hanya terpisah cell membran (sumber gambar)
Itulah proses pembuatan ovum (OOGENESIS), bingung? hehehehe... banyak nama ilmiah? hehe....  Jadi ootid baru akan mengalami perubahan bentuk menjadi ovum setelah sperma masuk ke organ reproduksi wanita. Lantas apa gunanya LH dan hormon Progesteron itu? Berikut tahapan pembentukannya :
  1. BERSAMAAN dengan ovulasi, ESTROGEN akan merangsang HIPOTALAMUS untuk membentuk LH. Jadi saat Ovulasi, Estrogen dan LH sedang banyak-banyaknya.
  2. LH menuju ovarium kemudian merangsang kantong folikel sekunder yang ditinggalkan oleh oosit sekunder untuk mengalami penebalan lantas disebut KORPUS LUTEUM.
  3. Korpus luteum ini akan merangsang Ovarium membuat hormon PROGESTERON.
  4. Hormon PROGESTERON ini berfungsi untuk MEMPERTEBAL jaringan Endometrium (persiapan untuk tempat hidupnya janin), dan menghambat keluarnya LH.
  5. Kalau TIDAK ADA sperma yang membuahi ovum, maka korpus luteum akan mengecil disebut dengan KORPUS ALBICANS -> hormon progesteron pun akan berkurang -> endometrium berhenti dibuat dan dijaga -> menstruasi.
Kalau bingung dengan keterangan saya itu, silahkan lihat bagan berikut yang sumpah saya enggak ngerti kenapa murid-murid saya banyak yang enggak suka dan enggak mengerti cara membaca bagan berikut.
Oogenesis, itu yg kuning adalah Korpus Luteum (sumber gambar)
Oke, itu adalah oogenesis. Proses pembuatan ovum (Oogenesis) sampai masa menstruasi dalam satu putaran penuh terjadi normalnya selama 21 - 35 hari. Tadi disebutkan bahwa oogonium (bakal ovum) sudah dibentuk saat seorang janin perempuan ada di rahim ibunya. Oogonium yang terbentuk rata-rata mencapai 500.000 sampai 1 juta. Akan mengalami proses perubahan menjadi ovum saat si janin itu sudah menjadi remaja perempuan. Ovum yang matang rata-rata hanya mencapai 400 buah. Disinilah salah satu sebabnya mengapa seorang wanita itu bisa mengalami masa MENOPOUSE (berhentinya menstruasi), ya karena terbatasnya jumlah ovum yang dibuat.

Proses pembuatan ovum ini seperti keterangan di atas juga dipengaruhi oleh hormon yang pengeluarannya diatur oleh otak kita. Jadi kalau wanita sedang kalut atau stress, maka itu akan sedikit banyak mengganggu proses pembentukan ovum ini.  Selain itu, sebetulnya kalau sedang berbicara tentang oogenesis, sangat erat kaitannya dengan siklus menstruasi dan kehamilan, tapi kedua hal tersebut InsyaAllah akan saya bahas di postingan selanjutnya saja ya.. :)

Berikut bagan yang menerangkan proses oogenesis sampai ke masa menstruasi.
Ini adalah bagan untuk yang masa menstruasinya 28 hari sekali, selama 7 hari. (sumber gambar)
Oke ini saja, ngobrol-ngobrol saya tentang OOGENESIS. Jadi sebagai wanita sebetulnya kita harus mengetahui tubuh kita sendiri kan ya. Walaupun tidak harus menghapal istilah-istilah ilmiah di atas, minimal kita tahu menstruasi itu bagaimana? dan mengapa wanita bisa mengalami menopouse? dan lainnya.

Silahkan kalau ada yang bertanya... hehehehe... saya akan dengan senang hati menjawabnya setelah melihat tulisan-tulisan dari para ahli. Oh ya, kalau ada yang tahu tentang proses ini dan ada penulisan yang salah, tolong saya diberi tahu ya.. karena biasanya mata pembaca lebih jeli dari penulisnya... :)


8 comments:

  1. Berasa belajar lagi mata pelajaran biologi di sekolah, mengenang masa muda... hihihihi tapi sampe sekarang selalu berjiwa muda :)

    Ulasannya lengkap dan ga belibet, cukup bisa dimengerti. emang buat istilah2 harus diaapin ya mak. hehe

    Salam hangat,
    Zia

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwkwk.. dihapalinnya pas sekolah aja.. nanti kalau sdh lulus yg penting ngerti intinya.. )

      Delete
  2. Wah... tulisan yang keren. Berasa SMA dan kuliah lagi nih. Pasti banyak dicari siswa dan mahasiswa. TFS, Mak. ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hhehehe.. bolehlah dicari siapa saja, ini saya hanya merangkum dari sumber2 yg terpercaya.. soalnya ternyata masih banyak yg salah kaprah tentang ini.. :)

      Delete
  3. Yeeay, ketemu lago dg hormon progeress2an. :D

    Saya dulu pas pelajaran Biologi serinf ngantuk, Mba. Jadi, memang banyak nama ilmiah terlewatkan. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe... sebetulnya ngapalin nama ilmiah itu ga perlu ngoyo sih.. saya kalo ngajar aja tanya dulu, guru kamu di sekolahan suka ngomong pake nama ilmiah enggak? kalau enggak ya saya hanya menerangkan sedikit saja atau saya terangkan asal kata dan artinya perkata.. :) Karena nama ilmiah itu kan sebetulnya berasal dari berbagai bahasa di dunia ini.. :)

      Delete
  4. dulu waktu SMA belajar biologinya gak sedetail ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang detail gini Mak.. tapi tergantung pengajarnya juga sih, murid yg bimbel di tempat saya kebanyakan pengajarnya berdedikasi tinggi, jadi banyak detailnya..
      Saya sering diminta berkonsultasi materi2 mereka, seringnya saya juga sambil lihat internet dari sumber2 ilmiah yg dapat dipertanggungjawabkan (kebanyakan berbahasa Inggris sih)

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...