Sunday, 21 April 2013

Temanku, Kartini Muda Pelestari Budaya

Hari ini adalah Hari Kartini untuk masyarakat Indonesia. Kartini mewakili semangat para wanita Indonesia untuk diperlakukan sama dengan pria dalam hal pendidikan, dan pergaulan. Namun, tanpa melupakan kodratnya sebagai seorang wanita. 

Di tengah derasnya arus globalisasi, dimana dunia sudah semakin sempit karena teknologi, dimana banyak anak muda yang terlena dengan budaya "modern" menurut versi mereka, apakah semangat Kartini itu masih ada? Apakah ada Kartini muda yang mau mencintai budaya leluhurnya? Tentu masih ada. Salah satunya adalah teman saya. Mungkin jika dia membaca postingan ini, pasti dia akan meminta saya untuk menghapusnya.

Persiapan Pentas Tari Saman
Gladi resik Peringatan 1 Muharam, tari Rantak
Dia masih diawal 20 tahunan ketika saya pertama mengenalnya, yaitu ketika saya pertama mengajar di Madrasah Aliyah di Jakarta. Dia mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia. Orangnya sederhana, tidak neko-neko. Kemudian saya baru tahu kalau dia bisa menari, bukan modern dance yang sering ditarikan anak-anak muda sekarang, melainkan tari tradisional. Suatu saat saya bertanya kenapa dia mau menarikan tari tradisional dibanding dengan modern dance, jawabnya "Saya cinta". Dia menyukai tari yang gerakannya rantak semangat. Saya kagum. 

Bukan hanya itu saja, dia masih mau untuk terus belajar tentang tari tradisional yang lain, seperti mengikuti workshop tari. Dia juga tidak pelit ilmu, justru dia senang mengajarkan ilmu tari yang dimilikinya kepada anak-anak. Dia juga menjadi salah satu relawan mengajar di sebuah PKBM di Jakarta. Hmm.. saya tambah salut. Lalu rasa salut saya bertambah ketika tahu bahwa dia sudah tidak berayah beribu.

Miss.. semangatmu mengajarkanku bersyukur, mengajarkanku untuk pantang menyerah, dan mengajarkanku untuk berbagi, walau usiaku lebih tua darimu. Karena Kartini muda sepertimu, negeri yang "kocak" ini masih tetap berwibawa, dan masih tetap terjaga budayanya. Semoga semakin banyak bermunculan Kartini-Kartini muda pelestari budaya, dan pembela negara sepertimu.

..SELAMAT HARI KARTINI..

6 comments:

  1. suka banget aku kalau melihat tari saman, kompak dan terlihat bagus

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mak, melatih kekompakkan, saya suka nonton tari Bedaya.. pelan gitu melatih kesabaran saya.. budaya daerah di Indonesia itu memang sarat makna ya mak..

      Delete
  2. haiii dear :)
    vouchernya ditunggu aja yaa :D
    dari sponsor lagi disiapin ^^

    Thanks... have a great day

    ReplyDelete
  3. waau... tari saman tari favoriteku...
    temannya sangat mengispirasi sekali, khususnya akhwat di negeri ini.. subhanallah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. semua tari bagus Kak.. iya dia masih muda tapi tidak malu untuk mencintai budaya daerah..

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...