Friday, 4 July 2014

Sembelit

Pernah sembelit? Sembelit atau konstipasi itu susah buang air besar, fesesnya keras. Kalau menurut KBBI, sembelit itu adalah sukar atau tidak dapat buang air besar karena ada kotoran keras di usus. Frustasi banget deh kalau pagi-pagi sudah mau berangkat kerja, eh mules dan susah keluarnya, tapi terus mules. Kalau saya flasback lagi ke beberapa hari yang lalu, saya makannya apa saja :). Lha kok makanan? Iya dong, kan namanya juga feses itu ampasnya makanan. Sering lihat iklan sembelit kan? Biasanya akan dibarengi dengan anjuran untuk menambah makanan yang berserat agar tidak lagi sembelit #NgunyahKain.


Makanan yang berserat itu adalah sayur mayur dan buah. Serat di sini sebetulnya adalah jaringan penyokong yang disebut sklerenkim. Sifat serat dalam sayur mayur dan buah itu menyerap dan menahan air. Sebelum bahas tentang pencernaan, kita lihat gambar organ pencernaan manusia dulu ya.

Stomach = Lambung; Small intestine = Usus halus; Large intestine = usus besar (sumber gambar)
Setelah dilumatkan di lambung, makanan kemudian dicerna dan diserap sarinya (air, vitamin, mineral, asam lemak & gliserol dari lemak, monosakarida dari karbohidrat, dan asam amino dari protein) di usus halus. Setelah sari makanan diserap, tinggal ampas makanannya (sama seperti mengekstrak santan, ada ampasnya) yang akan dibawa ke usus besar. Di usus besar terjadi 3 peristiwa, yakni :
  1. Air dalam ampas makanan diserap kembali oleh tubuh
  2. Pembusukan ampas makanan oleh bakteri Escherichia coli
  3. Pembuatan vitamin K, juga oleh bakteri Escherichia coli
Poin nomor 1, yaitu adanya penyerapan air dari ampas makanan oleh tubuh, yang mengakibatkan ampas makanan menjadi kering. Nah, padahal air disini diperlukan sebagai pelumas atau pelicin agar ampas makanan bisa keluar dari dalam tubuh. Di sinilah pentingnya konsumsi sayur dan buah. Seperti yang saya bilang tadi, serat dalam sayur dan buah sifatnya menyimpan air. Karena sistem pencernaan manusia tidak bisa mencerna serat, maka sampai akhir pun serat bisa menjalankan fungsinya tersebut. Air yang sedianya tadi diserap kembali oleh tubuh, dipertahankan oleh serat, sehingga ampas makanan di usus besar tidak sepenuhnya kering, melainkan menjadi berair. Kalau ampas makanan tersebut berair, maka gampang dikeluarkan dari dalam tubuh.

Perbandingan feses normal dan feses sembelit (sumber gambar)
Jadi kalau beberapa hari yang lalu saya sedikit makan sayur dan buah, tapi terlalu banyak makan daging, kemungkinan besar saya akan mengalami sembelit. Ada bahayanya nggak sih sembelit itu? Kalau terlalu sering ya bahaya dong. 
  • Mengakibatkan WASIR (HEMOROID)
  • Sebagai salah satu sebab Kanker Colon
Wasir atau hemoroid adalah pelebaran pembuluh vena di bagian anus. Pelebaran pembuluh vena ini terjadi karena pembuluh vena di anus terlalu sering mengalami tekanan. Terutama tekanan dari feses kering yang susah dikeluarkan itu. Bagaimana rasanya yang sudah terkena wasir? Sakit dan nggak enak duduk ya. Makanya perbanyak konsumsi sayur dan buah, agar tidak bertambah parah wasirnya.

Wasir di luar dan di dalam anus (sumber gambar)
Nah, kalau kanker colon itu sudah termasuk bahaya. Sembelit karena pola makan yang tidak seimbang merupakan salah satu penyebabnya. Tadi kan disebutkan bahwa ampas makanan itu dibusukkan di usus besar. Kalau ampas makanan ini tidak dikeluarkan, maka aktivitas bakteri akan semakin meningkat sampai semua ampas makanan itu membusuk. Ampas makanan yang busuk ini mengundang bakteri jahat lainnya, yang kemungkinan besar menyebabkan radang usus besar. Radang usus besar ini jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama (bertahun-tahun) bisa menjadi salah satu pencetus kanker colon.

Kanker Colon (sumber gambar)
Jangan sampai deh ya, hanya karena tidak SUKA makan sayur dan buah, berakibat seperti itu. Saya pun dulu tidak SUKA, tapi setelah saya tahu akibatnya, saya masih tetap tidak SUKA, tapi sekarang rajin memakan sayur dan buah, karena BUTUH. Jadi, kalau kita sayang dengan tubuh kita, jaga baik-baik ya :). 

Yuk ah berbagi informasi tentang sayur dan buah.. :)

4 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...