Wednesday, 9 July 2014

Antara Kal Ho Na Ho, Egoisme, dan Bersyukur

Tetangga sebelah sepertinya sedang menonton film Mahabarata, suaranya terdengar sampai rumah, hehe.. film itu lagi booming ya. Ngomong-ngomong, film Mahabarata itu produksi India kan ya? Hmmm... sudah berapa lama ya saya tidak nonton film India, sejak nonton English Vinglish yang dibintangi oleh Sri Devi.

Jujur saya suka dengan film India, walaupun ada yang bilang terlalu lebay, ya sudah nggak apa-apa, penilaian orang kan beda-beda :). Film India lain yang saya suka itu judulnya Kal Ho Na Ho, bintangnya Shahrukh Khan, Amir Khan, dan Pretty Zinta. Berkali-kali nonton film itu, berkali-kali juga terbawa perasaan (nggak boleh nonton saat bulan puasa seperti ini, sayanya nggak bisa menahan emosi sih).

Ceritanya ada seorang pemuda (Shahrukh Khan) yang datang ke Amerika bersama ibunya. Nah, dia mempunyai tetangga, satu keluarga terdiri dari ibu, dan dua orang putrinya. Tetangganya itu punya restoran yang hampir bangkrut. SRK karena sudah merasa dirinya akrab dengan tetangganya itu, ikut membantu membangkitkan lagi restoran itu. Tapi, si anak perempuan yang besar (Pretty Zinta) pada awalnya tidak terlalu menyukai kedatangan SRK. PZ ini mempunyai sahabat laki-laki diperankan Amir Khan. PZ dan AK sudah bersahabat lama. AK adalah laki-laki yang sering sial untuk urusan perempuan.

SRK pada dasarnya sudah menyukai PZ sejak pertama kali bertemu, namun anehnya dia jual mahal. Kebencian PZ kepada SRK semakin hari semakin memudar, hingga akhirnya berganti dengan cinta. Harusnya gayung bersambut kan? Tapi SRK malah berusaha menjodohkan PZ dengan AK. Puncaknya adalah ketika PZ ingin menyatakan cintanya pada SRK di rumah SRK, tapi sebelum menyatakan cinta, PZ melihat foto SRK dengan wanita lain dalam pakaian pengantin. PZ syok lalu akhirnya pulang dan kecewa. SRK di situ sudah menikah? 

Ternyata tidak, SRK belum menikah, wanita dalam foto itu adalah dokter jantungnya. SRK dan ibunya pindah ke Amerika dalam rangka pengobatan penyakit jantung. SRK divonis tidak lama lagi hidupnya. Maka dari itu, dia bertekad untuk mengisi sisa hidup yang dia miliki untuk membahagiakan orang-orang yang dia sayangi. SRK akhirnya bisa menikahkan PZ dengan AK (ya ampuuun di sini saya membayangkan bagaimana hancurnya perasaan SRK, hiks). Di pesta pernikahan itu, SRK kolaps lalu dibawa ke rumah sakit, di sinilah PZ baru tahu kalau SRK mempunyai penyakit jantung dan sangat mencintainya.

Sepertinya itu adalah kisah klasik ya, sudah sering dijadikan ide cerita. Lewat film Kal Ho Na Ho ini, saya belajar juga tentang egoisme. Menurut saya di sini SRK itu egois dan tidak egois. Egois karena dia memaksakan sekali untuk menikahkan PZ dengan AK, dan tidak egois karena dia sadar dengan kondisinya. Tadinya saya mengharapkan ada keajaiban seperti SRK sembuh dan bisa hidup bahagia selamanya dengan PZ (sumpah ini lebih klasik banget, hehehe). Tapi, inilah hidup, terkadang apa yang kita dapatkan belum tentu sesuai dengan apa yang kita inginkan. SRK dalam perannya itu berusaha realistis, berfikir bahwa dia dengan kondisinya khawatir untuk tidak bisa membahagiakan PZ. Ahh... jadi intinya, berusahalah dan berdoa, jika ternyata apa yang kita dapatkan tidak sesuai dengan yang kita inginkan, bersyukurlah. Akan selalu ada hikmah dan pelajaran yang bisa kita dapatkan dari situ.


5 comments:

  1. Tos dulu..sejak SMP saya jg dah ska sm film india hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tosss... :) tapi film India yang sekarang beredar di Indonesia kebanyakan agak aneh ya mbak. terlalu vulgar gitu.. :(

      Delete
  2. kayane penyakite kuwe kanker otak yu...dudu jantung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lah kari kanker otak, bisane ana tes jantung?

      Delete
  3. Sukaaaa ceritanya... :)) Lagunya juga

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...