Thursday, 2 April 2015

Manfaat Sistem Amplop bagi Keuangan Pribadi

Assalaamu'alaikum... ^_^

Sistem Amplop oleh Dave Ramsey (Sumber gambar : http://noeyehasseen.com)
Kok lagi-lagi sistem amplop sih yang dibahas? Hehehe.. please jangan bosan ya ^_^. Jadi ceritanya, sudah sejak bulan September 2014, saya menggunakan sistem amplop untuk mengatur keuangan pribadi saya. Alasannya karena sehabis libur lebaran, uang pribadi yang saya punya hanya yang ada di tabungan berencana saja. Padahal sebelum itu, saya sudah memperkirakan jumlah pengeluaran agar tidak melebihi pemasukan saya, tapi hasilnya malah uang saya habis.

Dari beberapa buku keuangan yang saya baca setelah kejadian itu, ada yang menyarankan sistem amplop ini (yang terakhir ini saya tahu ternyata dipopulerkan oleh Dave Ramsey). Cara menggunakan sistem amplop ini sangat mudah, yaitu memisah-misahkan keperluan ke dalam beberapa pos pengeluaran tertentu yang telah kita tulis. Cara menggunakan sistem amplop, ada di postingan "Apa Kabar dengan Amplop Saya?". Dalam sistem amplop, keberadaan fisik amplop tidak berpengaruh. Yang berpengaruh adalah konsistensi kita menjalankan sistem amplop ini, karena terkadang kita tergoda untuk mengambil uang dari amplop yang belum terpakai.

Selama 6 bulan menjalankan sistem amplop ini, ada banyak manfaat yang saya dapatkan, yaitu :

1. Masih ada uang sampai akhir bulan untuk kebutuhan primer
Hal ini terjadi karena kita sudah membagi uang kita ke dalam pos-pos pengeluaran masing-masing dan tidak mengambil uang dari pos yang lain ketika uang kita minggu itu habis.

2. Pikiran menjadi lebih tenang 
Heeemm ya.. ^_^. Saya terus terang ikut sedih saat mendengar seorang ibu curhat bahwa uangnya sudah menipis padahal dia baru 2 minggu gajian. Padahal jika konsisten menjalankan sistem amplop ini, kita akan merasakan poin pertama. Nah.. kalau uang kita masih ada untuk memenuhi kebutuhan primer kita sampai akhir bulan, pikiran dan hati pun jadi tenang... ^_^.

3. Bisa menahan diri untuk tidak membeli barang yang tidak dibutuhkan
Jika kita benar-benar konsisten menjalankan sistem amplop, maka ketika ada barang yang menarik perhatian kita untuk membelinya, kita akan bisa menahan diri. Alasannya karena uang kita sudah dimasukkan ke dalam pos-pos tertentu. Jadi, jika membeli barang di luar pos yang telah ditentukan, maka bisa dipastikan bahwa kita akan kekurangan dana di pos yang di ambil uangnya.

4. Bisa menabung
Salah satu kegiatan utama di sistem amplop ini adalah menulis semua pengeluaran, dari yang pertama/primer yakni zakat, menabung, hutang (semua cicilan), kemudian kebutuhan sembako, uang transpor, pulsa dan uang saku. Selama 6 bulan ini, alhamdulillah saya bisa menabung, selain dari pos tabungan wajib juga dari sisa uang pada pos belanja mingguan. Walaupun tidak banyak tapi alhamdulillah nantinya sedikit sedikit lama-lama jadi banyak juga.

Itu dia beberapa manfaat menggunakan sistem amplop untuk mengatur keuangan kita, baik keuangan pribadi maupun keuangan rumah tangga. Godaan terberat dari sistem amplop ini adalah keinginan yang kuat untuk mengambil uang dari amplop lain jika amplop yang sekarang uangnya sudah habis. Padahal itu tidak boleh kalau kita ingin berhasil menjalankan sistem amplop ini. Jadi, pada saat menulis pengeluaran, kita tulis sedetail mungkin sampai ke berapa jumlah uang untuk keperluan mendadak.

Apapun sistem pengaturan keuangan yang sekarang saya dan Teman ReeNgan lakukan, sebisa mungkin jangan besar pasak daripada tiangnya (besar pengeluaran daripada penghasilan), amiin ^_^.

17 comments:

  1. Kayaknya menarik nih, aku masih bermasalah soal pengaturan uang :D
    Suka tergoda buat make2 uang jatah lainnya..huhu

    makasih ya mbak, coba mulai bulan depan di praktekin ah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe... yang penting tengah bulan, uangnya enggak habis, Teh..

      Delete
  2. Tips ini pernah aku lakukan pakai amplop2an.
    Tapi makin kesini, kebutuhan makin banyak, udah gak dipakai lagi sistem ini. Cuma bertahan beberapa tahun. Pas ada Narend, bubaarrr deh catatanku hahaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. waahhh... gimana Mbak pengalamannya pas dulu pakai sistem amplop ini?

      Delete
  3. Aku pernah baca tulisanmu soal amplop - amplopan ini dan berhasil, Mak!!! Makasih ya tipsnya, aku sekarang jadi punya budget khusus buat belanja dan jalan - jalan wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah... semoga bertahan dan tabungannya jadi buanyak ya Put.. :)

      Delete
  4. pernah pake sistem begitu. Tapi, sekarang udah bubar jalan. Alasan saya kurang lebih sama kayak komen Mak Oline :)

    ReplyDelete
  5. belum pernah istiqomah ngamplopi mak. pingin sih. sementara ini masih terus belajar mengelola uang. doakan saya sukses ya mak.

    ReplyDelete
  6. Eh iyalohhh, kalo cuma dimasukin dompet aja uangnya suka terbang bebas kemana-mana :D

    ReplyDelete
  7. kalau pakai amplop lebih jelas ya mak pos-posnya

    ReplyDelete
  8. Pernah pakai kayak gini pas awal2 nikah.. sekarang makin acak kadut deh. Hiks

    ReplyDelete
  9. Kalau aku pake sistem prioritas. Tabungan+kredit+pengeluaran bulanan+zakat dikeluarkan langsung ketika gaji diterima. Setelah itu baru sisanya dibagi per minggu. Amplop pernah nyoba juga waktu awal nikah, cuma ya itu, susah konsisten hahaha :)
    Makasih sudah berbagi ya mbak!

    ReplyDelete
  10. wa mak.nice sistem
    mksh
    baca yg 1 ny lg aaah
    @guru5seni8
    http://hatidanpikiranjernih.blogspot.com

    ReplyDelete
  11. Pengen bs konsisten...itu yg sy sulit lakukan...ihiks..

    ReplyDelete
  12. Kayaknya perlu dicoba nih mbak, tapi susahnya menjaga konsistensi ya, gajian lagi masih lama tapi dompet dah tongpessss

    ReplyDelete
  13. cara ini aku lakuin pas masih kuliah dulu.. Skr sih krn udh krja, dan kebetulan aku kerja di bank di mana aku dikasih fasilitas utk membuka sendiri rekening asal ga lebih dari 10, jdnya, tiap gajian uang2 itu lgs aku alokasiin ke masing2 rekening yg aku buka khusus utk msing2 budget... jd ada rekening traveling (alokasinya paling gede 60%), lalu ada rekening make up, rekening having fun, rekening uang transport, rekening tabungan dan rekening campuran :D.

    Jadi lebih gampang gitu sih...sementara utk keperluan RT itu seluruhnya suami yg post2nya jg aku bikinin seperti itu...

    ReplyDelete
  14. Lumayan ini amplop sangat bermanfaat agar biar lebih hemat :D hehehe

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...