Saturday, 4 October 2014

From Borneo To Bloomberg : Kisah Hidup Dalam Kutipan

Ketika membaca judul undangan dari Blogger Reporter Indonesia, langsung bling-bling mata saya. Selain karena waktunya yang sesuai, judul "From Borneo To Bloomberg" sudah sangat menginspirasi otak saya untuk ngulik lebih dalam siapa sih tokoh di balik judul tersebut. 

Borneo adalah sebutan internasional untuk pulau Kalimantan. Hmm... si tokoh berasal dari Kalimantan toh, lalu dia ngapain ya kok bisa sampai Bloomberg (stasiun TV internasional). Ternyata pada acara yang diadakan di Comma Co-working Space, One Walter Place lt.3, si tokoh tidak hadir, acara ini merupakan acara pembahasan mengenai buku From Borneo To Bloomberg oleh jurnalis kawakan, Mas Hendromasto. Beliau menerangkan bahwa buku yang sudah diberikan ketika kami masuk itu adalah buku otobiografi mini, dimana cerita dalam buku itu ditulis oleh si tokoh sendiri. Whaatt.. berarti dari tadi saya sudah mengantongi buku itu dong.

Memang mini sih, lha wong bisa dimasukkan ke dalam tas saya yang mungil. Si tokoh alias penulis ini bukanlah seseorang yang biasa menulis cerita atau kisah, melainkan seorang insinyur. Dari sini kita bisa melihat adanya keterusterangan dan kesederhanaan bahasa yang akan dituangkannya. Benar juga, pengalaman penulis, yakni Iwan Sunito, hanya dituangkan dalam 14 halaman di depan saja, selebihnya adalah foto dan kuitpan (quote). Oh iya.. penulis sebetulnya lahir di Surabaya, tapi dibesarkan di Borneo, tepatnya di rumah apung di daerah Pangkalan Bun.

Beliau tidak pernah berfikir bahwa hidupnya akan jadi seperti sekarang ini, menjadi pemimpin sebuah perusahan jasa konstruksi besar di Australia, yakni Crown Group. Bagaimana bisa, seorang anak dari daerah pelosok -saat itu- bisa menjadi CEO perusahaan asing di tanah orang asing itu pula. Semua terjadi ketika beliau mengalami turning point saat disekolahkan ayahnya ke Australia. Titik baliknya apa? bisa anda baca dalam buku tersebut, yang sekarang sudah ada di toko buku Gramedia. 

Yang paling menarik perhatian saya akan buku ini adalah 13 prinsip hidup Iwan Sunito kenapa bisa sesukses sekarang. Ketiga belas prinsip hidup tersebut tidak diceritakan dalam bentuk cerita mendayu-dayu, melainkan dalam bentuk kutipan-kutipan (quotes). Seperti yang kita tahu, kebanyakan orang-orang lebih menyukai kutipan bermakna daripada cerita yang panjang lebar. Mereka seringnya lebih bisa merasakan dampak positif yang dahsyat dari sebuah kutipan. Dan lagi, kutipan-kutipan di dalam buku ini sangat sesuai dengan kenyataan yang dialami oleh sebagian besar manusia. Jadi tidak hanya kutipan-kutipan yang melambungkan hati, tapi juga kutipan-kutipan yang menyadarkan kita akan kehidupan nyata.

 Berikut contoh kutipan yang saya sukai : "When you are down to nothing, God is up to something","You often hear people say, 'Don't work hard, work smart', but I say 'Work hard first than you will work smarter.' There is no easy road"

Dan masih baaanyaak lagi kutipan-kutipan bermakna yang lain, yang intinya memotivasi kita untuk terus melangkah maju. Bisa juga sebagai salah satu pertimbangan kita untuk memulai sebuah usaha :). Ada yang bilang "kecil-kecil cabai rawit" buku ini memang mini/kecil, tapi isinya selangit :).


17 comments:

  1. wah,quotenya bagus bangett mbk, dari pangkal bun ke bloomberg,keren..inspiratif

    ReplyDelete
    Replies
    1. masih banyak quote2 inspiratif di buku itu Mbak Hana.. :)

      Delete
  2. hmm jadi tertarik untuk beli nih Ki
    bener deh ki aku gak suka kutipan yang terlalu mendayu-dayu maksa apalagi untuk kisah hidup seseorang
    pernah baca satu buku kisah sukses seseorang di luar negeri juga tapi karena ceritanya dibuat dengan bahasa yang terlalu lebay jadi males aku baca hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, banyak orang yg sukanya simpel, to the point gitu.. saya juga suka yg simpel2.. hehehe...

      Delete
  3. Kemarin sdh baca sedikit review di mak Haya. Sayangnya berbahasa Inggris ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Inggrisnya sederhana Mbak Ika, InsyaAllah kita bisa ngerti.. :)

      Delete
  4. Suka banget quotesnya mak.... ^^d pasti isi bukunya bisa bikin kita semangat ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, sering bikin manggut2 sambil berfikir "oh iya ya, bener juga nih quote-nya"

      Delete
  5. Wah, sepertinya inspiring sekali isi bukunya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap betul.. :) Quote2nya menyemangati.. :)

      Delete
  6. aku setuju dg kutipannya, cocok dengan keadaan kami saat ini biar lebih semangat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih banyak lho kutipan2 yg lain di buku itu :).

      Delete
  7. Meninspirasi ya, Mba.
    Banyak orang2 Indonesia yang hebat2. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Da, sebetulnya banyak sekali orang Indonesia yg cerdas, hanya saja kurang terekspos :(.

      Delete
  8. Mirip Merry Riana ya, titik balik kehidupannya karena "terpaksa" harus kuliah di Singapura

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah.. masa sih Mbak Fen? Tapi kadang kehidupan kita memang agak2 mirip dengan kehidupan orang lain.. kadang.

      Delete
  9. when you are down nothing, God is up to something....
    suka quote yang ini mbak :D

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...