Sunday, 15 February 2015

Ngojek jadi Nyaman dengan Aplikasi GO-JEK

Assalaamu'alaikum... ^_^

Teman ReeNgan ada yang sudah tahu tentang GO-JEK? Kata itu agak mirip dengan ojek, ya?? Hehe.. bukan hanya kata saja yang mirip, GO-JEK memang ojek, tapi bukan ojek biasa. GO-JEK itu ibarat fasilitator kita dengan ojek. Biasanya kan kita jalan dulu ke pinggir jalan atau pangkalan untuk menunggu ojek, di GO-JEK ini kita bisa memesan ojek dari rumah dengan menggunakan aplikasi GO-JEK. Bayarnya pun mudah, tinggal transfer untuk deposit, lalu uang deposit kita akan terpotong sejumlah biaya jasa pemakaian GO-JEK.

Saya sudah 2 kali ngojek dengan GO-JEK ini, dan terbukti kalau pelayanan GO-JEK itu cepat, sopir ojeknya ramah, cara mengendarai ojeknya juga nyaman walaupun saya duduknya nyamping. Nggak tahu kenapa, saya juga merasa aman menggunakan GO-JEK, karena saya merasa bahwa perjalanan saya bukan hanya saya dan sopir ojek saja yang tahu, melainkan ada juga petugas GO-JEK yang memantau.

Pak Imron GO-JEK, orangnya ramah
Pertama kali saya menggunakan GO-JEK masih ada kendala, karena saya nggak tahu cara membaca Google Map (aplikasi peta dan panduan untuk menghitung jarak perjalanan yang digunakan oleh GO-JEK), jadi saya yang salah menulis tempat berangkat (pick-up), hehe. Tapi, sopir GO-JEK (waktu itu Pak Imron) dengan sabar mau menuju ke tempat saya yang sebenarnya. Berkaca dari pengalaman tersebut, kemudian saya belajar membaca Google Map tersebut dan akhirnya tahu alamat tepat dari tempat biasanya saya berangkat, hehe. Dari kedua pengalaman saya menggunakan GO-JEK saat berangkat kantor, ada kesamaan yang makin membuat saya nyaman, yakni, pertama datang Pak Imron dan Pak Adi tersenyum manis pada saya, kemudian memberikan helm dan menawarkan masker. Lalu di perjalanan, sebetulnya saya lebih memilih diam, tapi karena itu adalah pengalaman pertama saya, jadi sesekali saya bertanya dan dijawab dengan ramah oleh mereka. Cara mengendarai motornya juga enak, tidak ngerem dan ngegas mendadak, kecepatannya normal (dan bisa "disesuaikan", hehehe..). Kalau nggak percaya, yuk dicoba aja. Semisal ada masalah, seperti saya waktu pertama kali pesan GO-JEK, kita bisa menghubungi nomor Call Centernya, mereka ramah dan masalah kita langsung diatasinya.

Memulai Aplikasi GO-JEK
Tadi saya bilang, sekarang sudah ada aplikasi GO-JEK, kan. Seperti apa sih cara menggunakan aplikasinya? Yuk marii.. :)

Buka Google Play atau tempat anda mendownload aplikasi, tulis GO-JEK Indonesia
Kalau sudah ketemu logo ojek dengan sinyal wi-fi warna hijau, tinggal klik tombol download
Buka aplikasi GO-JEKnya, nanti bakal muncul layar seperti ini
Sebelum bertransaksi dan belum punya account di GO-JEK, kita mesti sign-up dulu. Pilih menu sign-up (paling bawah), dan isi datanya. Kalau sudah terisi semua, klik tombol centang di bawahnya.


Jika sudah berhasil, isi dulu GO-JEK Creditnya (uang deposit). Silahkan transfer uang minimal Rp 100.000 ke nomor rekening yang tertera di GO-JEK Credit tersebut. Sesudah transfer, buka kembali aplikasi GO-JEK sampai ke menu GO-JEK Credit, klik "Top-Up" lalu isi formnya, klik "Submit". Tunggu sampai GO-JEK Credit anda berubah nominalnya.

Kalau mau dapat gratisan, sebelum Top-Up, anda bisa memasukkan kode refferal yang bisa anda dapatkan dari orang yang sudah menggunakan GO-JEK untuk mendapatkan gratis Rp 50.000.

Layanan GO-JEK
Ada 3 layanan yang disediakan oleh GO-JEK, yaitu Pengiriman Paket (Instant Courier), Jemput antar (Transport), dan Belanja (Shopping). Tinggal klik salah satunya sesuai dengan kebutuhan anda, lalu mengisi kolom-kolom dengan lengkap (kalau alamat diisi nama jalan, nomor berapa, gedung apa, rt atau rw), kemudian klik tombol "Submit". Setelah GO-JEK mendapatkan sopir untuk kita, kita akan mendapatkan notifikasi/pemberitahuannya, lengkap dengan foto, nama dan nomor yang bisa dihubungi. Tinggal tunggu saja paling lama 20 menit (ini yang paling lama).

 
Bagaimana? Kelihatan repot? Aslinya nggak kok, tinggal klik-klik lalu datang deh GO-JEKnya. Cara tahu kalau itu GO-JEK atau bukan, bagaimana? Sopir GO-JEK memakai jaket dan helm berlogo GO-JEK warna hijau. Saya baru mencoba layanan "Transport" dan langsung ketagihan, lain waktu akan saya coba layanan yang lainnya.

Saya juga berterimakasih untuk Nadiem Makarim atas inisiatifnya membuat fasilitas yang menghubungkan ojek dengan pelanggannya, sehingga tercipta sebuah simbiosis mutualisme :). Seperti yang Pak Imron bilang ke saya, bahwa pangkalan ojeknya sepi, kadang sudah menunggu sampai 3 jam belum dapat penumpang. Setelah bergabung dengan GO-JEK, dalam sehari dia bisa mengantarkan lebih dari 5 orang. Karena, selain dari GO-JEK, dia masih bisa mengantar penumpang yang bukan pengguna GO-JEK seperti ojek biasanya.

Untuk saat ini, GO-JEK baru tersedia di wilayah JaBoDeTaBek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi). Namun, tidak menutup kemungkinan untuk berkembang ke wilayah lain di Indonesia, kan?? :) GO-JEK adalah salah satu bukti bahwa teknologi itu memang sangat bermanfaat dan membantu aktivitas manusia :).

13 comments:

  1. aku uda order berkali2 pake go-jek top deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama di sini.. :)
      Nanti mau coba GO-JEK Shoppingnya.. :)

      Delete
  2. sayangnya Surabaya masih belum ada ya, semoga segera menambah ke kota2 besar yg ada di Indonesia :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, belum ada. Semoga.. amiin.. :)

      Delete
  3. Alhmdulillah, dunia maya bisa me,bantu kantong para tukang ojek terisi lg. Turut seneng. :)

    ReplyDelete
  4. wiihhh canggih ya jaman sekarang, ngojek aja ada aplikasinya :)

    ReplyDelete
  5. Baru kemaren ngomong sama temen kantor, dia cuman ketawa. Hi hi... asli aku penasaran and this post menjawab...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi, sekarang sudah bisa ajakin teman buat pake GO-JEK.. :)

      Delete
  6. Wuih asiknya. Jadi nggak khawatir sama tukang ojeg nggak jelas.

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...