Sunday, 23 June 2013

Jakarta Car Free Day 23 Juni 2013

Pagi ini adalah pagi yang paling menyenangkan untuk saya. Uhuyy... suami saya mau diajak jalan-jalan di Jakarta Car Free Day. Jakarta Car Free Day (JCFD) atau Hari Bebas Berkendara adalah satu hari yaitu hari Minggu dimana jalan protokol di Jakarta yaitu Jalan Sudirman Thamrin bebas dari kendaraan (tidak ada kendaraan yang boleh melintas di jalan tersebut kecuali transjakarta) dari jam 06.00 sampai 11.00 WIB. Tentunya hari itu dimanfaatkan oleh warga Jakarta untuk melakukan olahraga seperti jalan-jalan, joging, bersepeda, ataupun bersepatu roda.

Air putih 1,2 L yang habis padahal baru setengah perjalanan
Biasanya suami saya tidak pernah mau diajak jalan-jalan, tapi tadi pagi dia mauuu... ^_^. Kebetulan JCFD hari ini adalah sehari setelah perayaan Ulang Tahun Jakarta ke 486, jadi masih ada aura ulang tahun. Kami mulai berjalan dari Jalan Sudirman di Bendungan Hilir sampai ke Bundaran Hotel Indonesia saja. Ya.. kalau awal-awal jangan jauh-jauh dulu ya. Nah... ternyata hari ini sedang diselenggarakan event Jakarta International 10K 2013, yaitu lomba lari marathon sepanjang 10 kilometer. Rameeee banget.

Selain event itu, masih banyak lagi keunikan-keunikan yang kami temukan sembari berjalan-jalan. Ada yang bisa saya abadikan, ada yang tidak sempat.

Kalau foto di atas adalah salah satu aktivitas yang biasa dilakukan pas JCFD, yaitu bersepeda, ada yang santai, ada juga yang ngebut, suka-suka lah. Selain warga Jakarta, JCFD ternyata menarik perhatian warga luar Jakarta, bahkan luar angkasa. Eh.. maksud loe?? Enggak percaya? Ini buktinya...

Tuh kan.. alien saja ikut joging di JCFD. Saya sengaja memotret dari belakang, soalnya takut kalau dari depan nanti disembur cairan hijau yang lengket, atau malah matanya bisa mengeluarkan sinar laser, hiiii..... Warga Jakarta lainnya sepertinya tidak terganggu ya dengan kehadiran alien ini. Ya lah.. soalnya kita sudah dijaga ketat oleh pasukan pengamanan JCFD yang selalu mobile kemana-mana.
Oh iya.. kan JCFD kali ini masih dalam suasana ulang tahun kota Jakarta ya, kami para penikmat JCFD mendapat kejutan menarik di Bundaran Hotel Indonesia. Apa kejutan itu? Apakah ada sepasukan alien sedang goyang itik? Atau pasukan pengaman alam semesta sedang uji coba senjata laser model baru? Anda belum benar kalau menjawab itu. Jawabannya adalah..... kami mendapat seonggok besar bunga krisan aneka warna..... waaaaaaaaaaaa... cantiknya.
Oh.. maaf.. saya ingin sedikit narsis, tapi setidaknya saya bisa menerangkan ada aneka warna bunga krisan yang ada di Bundaran HI. Sepertinya membentuk sebuah huruf, tapi saya tidak melihat jika dari jarak dekat. Ahh... bunganya trus nanti diapain ya.. mending tadi bawa kantong ya buat minta tanahnya untuk nanam bawang, lengkuas, cabe, tomat, dan jahe di rumah, persiapan bulan puasa.
Sayangnya, ada beberapa hal yang merusak mood saya ketika menikmati JCFD. Contohnya...
Foto yang sebelah kanan itu bukan mobil yang sedang ditilang oleh Bapak Polisi, tapi Bapak Polisi dan orang-orang yang berkerumun itu sedang berusaha membangunkan orang yang ada di dalam mobil. Orangnya kebluk sekali, masa mobil sudah digoyang-goyang, dia enggak bangun-bangun juga. Kaca mobilnya juga sudah berembun dan rapat lagi, nah kalau misalnya enggak ada yang tahu kondisi itu kan bisa lewat tuh orang.. hiii naudzubillah. Dan foto yang di sebelah kiri itu bukan penampakan hantu di siang bolong, tapi dia lebih dari hantu menurut saya. Dia merusak arti Car Free Day, jahat kan, jahat bangeeetttt menurut saya. Dia adalah bapak-bapak yang dengan santainya memacu sepeda motor pribadinya diantara orang-orang yang sedang menikmati JCFD yang hanya seminggu sekali itu. Hayooo... petugas yang berwenang kenapa ini... kenapa bisa terjadi hal seperti ini??? Hikss...

Foto di atas adalah sampah yang masih bisa ditemukan di JCFD. Yang botol air mineral saya temukan di daerah sekitar halte Dukuh Atas 1, saya ambil lalu saya buang di kantong plastik yang di sampingnya ada sapunya. Foto di sebelahnya adalah sampah yang saya hasilkan sendiri, mulai dari Tosari. Karena tidak ada tempat sampah di area tengah (pokoknya sepanjang jalan yang saya lalui dari Tosari sampai Bundaran HI lajur tengah tidak disediakan tong sampah sama sekali). Ya akhirnya saya tenteng-tenteng sampai rumah. Lain kali kalau mau jalan-jalan di JCFD saya akan bawa kantong plastik sendiri untuk tempat sampah.

Namun, saya tetap bahagia karena saya dan warga Jakarta lainnya telah disediakan ruang untuk berolahraga dan menghirup udara pagi yang polusinya berkurang sedikit, dari jam 6 - 11 pagi (walau jam 10 an, para petugas sudah pada cabut ya dan motor sudah berani masuk jalur JCFD). Semoga JCFD terus langgeng ya, atau malah dibuatkan trotoar khusus joging, dan tempat sampahnya menjadi banyak sekali jadi enggak susah buang sampah.

Akhirnya kami bisa mengabadikan momen bersama juga dengan latar Tugu Selamat Datang. Semoga kami bisa menikmati JCFD di hari Minggu selanjutnya dan selanjutnya, dan bisa menangkap momen-momen indah, menarik, unik, dan seru lainnya. Dadahhh...dadahhh.... 
Jakarta tidak selamanya suram... Jakarta bisa jadi indah... tinggal dari sudut mana kita melihat dan menikmatinya. Tapi... jika ingin mencari pekerjaan di Jakarta, teman-teman harus mempunyai keahlian kerja dan tidak mudah percaya dengan orang lain. Mari teman-teman, berwisata ke Jakarta... ^_^



18 comments:

  1. CFD selain buat olah raga juga bisa menjadi momen rekreasi. Saya sekeluarga kalau CFD, tak lupa mampir beli kerak telor dan sarapan ketupat sayur. qiqiqi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kemarin ga liat kerak telor, mungkin pindah ke jakarta fair ya... kapan2 ketemuan pas JCFD yuk Mak.. :)

      Delete
  2. masalah sampah tuh masih masalah utama ya, harus sadar masing-masing untuk bisa menjaga kebersihan

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mak Lidya.. masing2 individu harus sadar diri, pedagangnya jg ga boleh acuh gitu, kan mereka juga scr tdk langsung nyumbang sampahnya, trus utk pemerintah kota Jakarta tolong dong tempat sampah disediakan di lajur tengah... hiks.. ga ada sama sekali... pas JCFD saja...

      Delete
  3. Hehe, pelari alien. Suka ada aja nemu hal-hal yang lucu seperti ini di Car Free Day yah mba :D Sebagai orang yang tinggal di kota kecil, aku seneng banget kalau lagi bisa menginap di ibukota dan bisa menghabiskan minggu pagi di sana sambil CFD-an lari bareng Suami. Kadang habis lari kami juga "wisata kuliner" karena banyak yang jualan makanan yang enak-enak di sana.. hehehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha.. iya banyak yg unik2 di JCFD cuma blm bisa saya capture moment itu.. terlalu cepet mereka larinya

      Delete
  4. Kangen Jakartaaaa! Setuju Mak, kita masih bisa enjoy Jakarta kok. Walopun saya orang Jawa, tapi Jakarta tetap kampung halaman saya karena saya lahir dan besar di sana.
    salam kenal, mak. kunjungan balik nih. hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. skarang dimana Mak??? lebaran mudik sini ga?

      Delete
  5. Waah seru nih mbak...
    jadi pengen ke JCFD juga hehehe :)

    Salam kenal :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayooo sini sini... tiap hari Minggu lho skarang, dr jam 6 - 11 pagi... rutenya dari Bendungan Hilir sampe Monas.. :) skalian kopdar sama akuu ya ya ya ...

      Delete
  6. Wah ternyata alien juga pengen jalan2 di Jakarta ya? hehehehe.... Jadi penasaran gimana tampang mereka tampak depan :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehehe... kereeennn kaaann.. matanya gede bgt, makanya saya takut tuh mata ngeluarin laser...

      Delete
  7. Sayang sekali, masing saja banyak orang2 yang suka melanggar dan membuang sampah sembarangan :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tuh.. lagian juga tempat sampahnya ga ada, hmmm... mungkin perlu tindakan yg tegas ya untuk penanganan sampah ini...

      Delete
  8. kayaknya musti ikutan CFD yang di Pontianak, kayaknya seru ya ikutan CFD

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleeeehhhhh... ditunggu tiket PP Jakarta-Pontianaknya.. hehehehe

      Delete
  9. izin minta postnya ya,,, makasih

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...