Friday, 6 June 2014

Kolesterol, HDL, dan LDL

Sudah lama ya, saya tidak membahas yang sedikit menyinggung tentang Biologi :D. Kemarin teman sekantor saya bertanya tentang makanan yang mengandung kolesterol, karena katanya dia "kena" kolesterol. Sering sekali ya orang bilang seperti itu, kena kolesterol, itu menurut saya maknanya adalah bahwa dia sebelumnya tidak mempunyai kolesterol sama sekali lantas kemasukan kolesterol.

Tentang Kolesterol
Oke, saya luruskan ya.. #seperti apa saja diluruskan :). Kolesterol adalah molekul hidrokarbon organik yang terdiri dari sterol dan lipid/lemak yang mana secara alami disintesis (diproduksi) oleh semua sel hewan. Dan maaf, kalau dalam Biologi, manusia dikelompokkan ke dalam Kerajaan Animalia. Jadi, semua sel hewan itu ada kolesterolnya termasuk manusia, dan kalau ada kolesterolnya secara alami berarti kolesterol itu punya peranan dong ya. Betul, peran kolesterol adalah :
  • Menjaga kelenturan/viabilitas membran sel dan bentuk sel
  • Bahan pembuat empedu (empedu itu untuk mengemulsi lemak dalam proses pencernaan agar lemak bisa dipecah)
  • Bahan pembuat vitamin D
  • Bahan pembuat hormon steroid, seperti hormon kortisol, progesteron, estrogen dan testosteron
Struktur membran sel hewan (sumber gambar)
Ehm.. berarti kolesterol itu tidak sepenuhnya jahat ya. Iya, tapi kadar kolesterol dalam tubuh (dalam darah, membran sel, dan hati) memang tidak boleh lebih dari 160 - 200 mg/dl (kadar yang dicek setelah kita puasa). Jadi, kalau kolesterol dalam darah puasa lebih dari 200 mg/dl itulah yang sering disebut "kena kolesterol", padahal sebetulnya adalah "kolesterol di atas ambang batas normal".

Nah, berarti kolesterol itu sama dengan lemak dong, kan tadi disebutkan demikian? Iya, kolesterol itu adalah salah satu jenis lemak yang ada pada sel hewan. Salah satu lho ya, karena lemak itu turunannya banyak :). Lantas apakah tumbuhan tidak memproduksi kolesterol? Ya, tumbuhan dan bakteri tidak memproduksi kolesterol, tapi tumbuhan memproduksi zat yang mirip kolesterol namanya pythosterol. Pythosterol ini lebih mudah diserap oleh darah daripada kolesterol.

Terus.. apa itu HDL dan LDL?
HDL dan LDL (sumber gambar)
HDL dan LDL adalah jenis lemak yang berikatan dengan protein dan mereka membawa kolesterol. Yang menjadi pembeda adalah jumlah protein yang ada di dalamnya. HDL itu singkatan dari High Density Lipoprotein, yang dalam satu molekul, jumlah proteinnya lebih banyak dari jumlah kolesterolnya. Kalau LDL adalah Low Density Lipoprotein, jumlah protein lebih sedikit dari jumlah kolesterolnya dalam satu molekul.

Kerjanya LDL itu adalah membawa lemak dan kolesterol menuju ke peredaran darah dan menyimpannya dalam sel di pembuluh darah. Penyimpanan lemak di pembuluh darah ini menyebabkan munculnya timbunan lemak atau plak. Plak yang ada di pembuluh darah bisa menyempitkan jalan darah, peristiwa ini disebut dengan ATHEROSKLEROSIS. Atherosklerosis yang terjadi di permbuluh arteri jantung dapat menyebabkan penyakit Jantung Koroner. Sedangkan atherosklerosis yang terdapat di pembuluh arteri otak dapat menyebabkan Stroke. Tentang jantung koroner (dan hubungannya dengan "angin duduk") bisa anda lihat di postingan ini (klik di sini).

Atherosclerosis (sumber gambar)
Nah, HDL inilah yang kerjanya agak berat ya. Si HDL ini akan mengikat LDL dan lemak yang dibawanya untuk kemudian dioksidasi (dipecah) atau dibawa ke hati untuk diubah menjadi zat empedu. HDL yang menuju kelenjar kelamin (perempuan : ovarium, laki-laki : testis) akan memproduksi hormon kelamin seperti progesteron, dan estrogen pada perempuan, serta testosteron pada laki-laki.

Kerja HDL dan LDL (sumber gambar)
Mudahnya, LDL itu adalah lemak jahat, dan HDL itu adalah lemak baik. Bagaimana caranya meningkatkan HDL dalam tubuh?
  1. Mengurangi konsumsi karbohidrat dan lemak hewani (ingat!! mengurangi, bukan menghilangkan)
  2. Berolahraga secara teratur (akan membakar triglicerida dan LDL)
  3. Memperbanyak makan makanan yang mengandung vitamin B3, seperti jamur, kacang-kacangan, biji-bijian, asparagus, ikan tuna, ikan salmon, dan susu.
  4. Mengonsumsi makanan yang mengandung omega 3, seperti minyak ikan, dan ikan laut dalam jumlah yang dianjurkan.
  5. Mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung serat, seperti sayur dan buah.
  6. Mengurangi bahkan menghilangkan kebiasaan konsumsi alkohol, dan rokok.
  7. Tidak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak trans, karena lemak trans ini dapat mengganggu pengikatan LDL oleh HDL. Lemak trans ada pada minyak yang dipakai lebih dari 3 kali (sudah menghitam), jeroan hewan, dan makanan yang digoreng menggunakan minyak trans.
Jadi, jawaban untuk pertanyaan teman sekantor saya itu adalah :
  • Semua produk hewani mengandung kolesterol
  • Kadar kolesterol dalam setiap jenis produk hewani itu berbeda, ada yang tinggi seperti belut, cumi, udang, telur puyuh, kulit/kikil, jeroan, dan ada yang rendah.
  • Anak-anak butuh makanan berkolesterol untuk pertumbuhan otak dan sarafnya. TAPI jangan terlalu banyak tiap harinya dan variasikan dengan sayur dan buah
  • Produk nabati/tumbuhan tidak mengandung kolesterol, tetapi mengandung lemak tak jenuh :)

Sekian dulu ya cerita-cerita tentang kolesterolnya :). Kalau ada yang mau ditanyakan, silahkan saja, kita berbagi yuk.

"Oh ya.. Jangan berusaha untuk menguruskan badan, berusahalah untuk membuat tubuh dan hidup lebih sehat ya ^_^ #selfreminder"

"Jika kadar kolesterol dalam tubuh sudah di atas ambang batas, berusahalah untuk mematuhi diet yang disarankan dokter anda"

Sumber :

14 comments:

  1. ceritanya aku kurus, dan waktu MCU aku dinyatakan kolesterolnya tinggi booo dan dipertanyakan "iiich kurus-kurus kok kolesterolnya tinggi?" haaaadaaah ***itu kenapa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo kenapanya mesti dicek Mba.. Tapi kemungkinan karena terlalu banyak makan produk hewani.. :)

      Delete
    2. belum tentu orang kurus gak punya kolesterol ya

      Delete
    3. tepatnya belum tentu orang kurus kolesterolnya rendah Mbak Lidya, tergantung pola makan orang itu, kalau terlalu banyak dan sering makan produk hewani tanpa diimbangi produk tumbuhan, kemungkinan kadar kolesterolnya bisa naik :)

      Delete
  2. Bapak saya kolesterol katanya udah tinggi. Tapi susah bgtt atur pola makan, Mba. Hiks

    Saya nyimak HDLnya, Mba. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmmm.. iya kebanyakan seperti itu Mbak.. :) Harus ada kemauan dari dalam diri.. yang penting masih olahraga teratur Mbak, sehari jalan kaki sejam sampai keluar keringat, tapi habis itu jangan makan dulu sejam, minum air putih saja.. :)
      Coba tanyakan ke dokternya Bapak ya Mbak, makanan yang SANGAT tidak boleh dimakan apa saja, dan usahakan Bapak jangan memakannya.. Kasihan sih.. tapi demi kesehatan Bapak.. :)
      Semoga Bapak Mbak selalu sehat.. :)

      Delete
  3. Okeh, ini penting banget buat mamak muda yang gak pernah olah raga dan jarang makan buah sayur kayak akoooh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo Mba Pungky.. kita jalan2 pagi 30 menit tiap hari.. :)

      Delete
  4. Kolesterolku tinggi mulu mak, hikss
    ini lagi olahraga, yah minimal lari aja tiap seminggu 2-3 kali

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin untuk sementara daging2annya dikurangi kali ya Mak.. :) Jadi semi vegetarian gitu..
      Coba setiap hari Mak.. kalo sore2 gitu jalan2.. :) Tapi sudah bagus Mak bisa olahraga.. hehe.. :)

      Delete
  5. sangat menraik sekali ulasannya dan menambah wawasan kita. Salam kenal dari ikhram.com biro perjalanan umroh

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih.. :) saya hanya merangkum dari sumber terpercaya saja.. :) yuk ah saling berbagi.. :)

      Delete
  6. kalau saya malah pengen ngurusin berat badan tapi dengan cara sehat

    ReplyDelete
    Replies
    1. yg di atas itu bahasa psikologis Mak.. hehehe.. kebanyakan orang ngurusin badan akan stress berat kalau naik lagi walau sekilo, tapi kalau orang mau sehat, mungkin langsing bisa jadi bonusnya nanti.. :)

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...